News

Polri Berduka, Polisi Hebat Relawan Pemakaman COVID-19 Gugur Setelah Positif Corona

Aisyah Isyana - 24/09/2020 19:15

Beritacenter.COM - Seorang polisi sekaligus relawan pemakaman jenazah pasien Corona, di Posko Dukungan Operasi Satgas COVID-19 DIY, meninggal dunia. Aiptu Sri Mulyono, personel Pjs Danton 3 Ki 3 Dalmas Polda DIY, dilaporkan meninggal dunia karena terpapar Corona.

Kabar meninggalnya Aiptu Sri Mulyono, Minggu (20/9), menyisakan duka mendalam bagi jajaran Polro. Dasat Brimob Polda DIY, Kombes Imam Suhadi, menyebut Aiptu Mulyono telah bertugas di Posko Dukungan Operasi Satgas COVID-19 DIY, sejak Maret hingga Juli lalu.

Baca juga : Cegah Klaster Baru Corona, Kapolri Terbitkan Maklumat Kepatuhan Protokol Kesehatan Pilkada

"Almarhum positif itu setelah jadi relawan. Tapi untuk lebih jelasnya dokter yang lebih tahu tapi beliaunya istirahat sudah tidak di Satgas malah kena COVID-19," kata Imam saat dihubungi wartawan, Kamis (24/9/2020).

Kombes Imam yang merupakan pimpinan Mulyono saat bertugas di Tim Detasemen Gegana Unit Kimia Biologi dan Radioaktif (KBR) Sat Brimob Polda DIY, menyebut anggotanya itu telah terkonfirmasi positif COVID-19 sekira empat sampai lima hari sebelum meninggal.

"Iya (positif COVID-19), terakhir kan dirawat di rumah sakit pakai ventilator itu," ungkapnya.

Tak hanya Mulyono, paparan COVID-19 juga meneror keluarga almarhum di rumah. Karena paparan COVID-19, istri serta anak Mulyono juga dilaporkan harus mendapat perawatan di rumah sakit.

"Kebetulan keluarganya anak-istrinya juga kena, sekarang dirawat di rumah sakit," jelasnya.

Baca juga : Fakta! Menteri Edhy Kantongi Keterangan Negatif COVID-19 Saat Kunjungi Kupang NTT-Berau Kaltim

Imam menyebut almarhum Mulyono sebagai sosok anggota Polri yang tak kenal lelah dan berdedikasi luar biasa. Imam menyebut Mulyono kerap bekerja tanpa menghiraukan kondisi badan, hingga harus diistirahatkan.

"Beliau sosok yang luar biasa. Dedikasinya sama kesatuan luar biasa, sangat baik pada masyarakat. Sehingga kadang-kadang tidak lihat kondisi badan. Sempat saya istirahatkan dan saya pindahkan ke Sabhara sama Samapta," ucapnya.

"Kalau nyemprot (disinfektan) di pertokoan, hotel kadang ada yang ngasih uang rokok, tapi beliau tidak mau. Dedikasinya sangat luar biasa," sambungnya.

Sementara itu, Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DIY, Wahyu Pristiawan Buntoro, menyebut Mulyono menjadi relawan Posko Dukungan Operasi Satgas COVID-19 DIY sejak 23 Maret sampai 30 Juni.

"Beliau ini bertugas di Posko Dukungan sejak 23 Maret sampai 30 Juni. Beliau bergabung di Satgas Aman Nusa Progo Polda DIY," kata pria yang akrab disapa Pris itu.

Pris mengenang sosok Mulyono tak hanya sekedar sebagai relawan saat pemakaman. Pris menganggap mendiang Mulyono sebagai sosok seorang guru. Dia mengenang saat Mulyono berbagi ilmu soal kimia biologi radiasi.

"Dia suka membagi ilmu kepada para relawan. Di stasiun dekontaminasi yang ada di posko kota itu supervisinya dari beliau Pak Mul (sapaan akrab Mulyono)," pungkasnya.

TAG TERKAIT :
Corona Virus Polda DIY Pandemi COVID-19 Polisi Relawan Pemakaman Jenazah Corona Satgas COVID-19 DIY Aiptu Sri Mulyono

Berita Lainnya