News

Selidiki Kasus Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, 15 Orang Diperiksa Polisi

Baharuddin Kamal - 25/09/2020 14:34
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.
FOKUS : Polisi

Beritacenter.COM - Polisi terus melakukan penyelidikan terkait kasus pelecehan seksual serta penipuan yang dilakukan oleh oknum petugas kesehatan rapid test berinisial E di Bandara Soekarno-Hatta. Hingga kini, polisi telah memeriksa 15 saksi terkait kasus tersebut.

"Sudah 15 saksi yang kami lakukan pemeriksaan. Termasuk korban sudah kami lakukan pemeriksaan kemudian rekan dekatnya korban," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jumat (25/9/2020).

Baca juga : Ini Identitas Pelaku Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polisi : Ternyata Calon Dokter!

Yusri menjelaskan, 15 saksi tersebut terdiri dari korban, temannya dan juga sejumlah ahli termasuk pihak Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan (P2TP2) Gianyar Bali.

"Karena memang kami menjemput bola, kami sempat memeriksa P2TP2 di Gianyar, Bali untuk mengetahui keadaan psikologis dari pada korban," ujarnya.

Selain itu, polisi juga telah memeriksa perwakilan PT. Kimia Farma guna mencari informasi identitas tersangka. Seperti diketahui PT. Kimia Farma merupakan kantor yang mempekerjakan pelaku.

"Kemarin kami melakukan pemeriksaan terhadap PT Kimia Farma untuk mengetahui apakah yang bersangkutan yang sudah menjadi tersangka EF ini dokter atau tenaga ahli," tambah Yusri.

Sebelumnya diketahui, Kasus pelecehan seksual di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta mencuat setelah salah satu pengguna Twitter bernama @listongs menceritakan kejadian yang dia alami.

Tak hanya pelecehan seksual, tersangka yang diduga sebagai tenaga kesehatan itu juga melakukan pemalsuan dokumen dan juga pemerasan terhadap korban.

TAG TERKAIT :
POLISI Polda Metro Jaya Pelecehan Seksual Penipuan Bandara Soekarno-Hatta Berita Center Pelecehan saat Rapid Test

Berita Lainnya