Kriminal

Sempat Melawan, Polisi Tembak Pelaku Rampok-Bunuh Ibu Anak 1 di Binjai

Anas Baidowi - 25/09/2020 23:38
Ilustrasi penangkapan

Polisi tangkap seorang pria berinisal GZG (20) warga Desa Lau Mulgap Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat. Ia ditangkap karena diduga merampok yang berujung pada pembunuhan seorang wanita bernama Rani Anggraini (23).

Peristiwa itu terjadi di areal perkebunan PT LNK CR 14, Dusun Jenggi Kemawar Desa Tanjung Merahe, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, pada Kamis (24/9) sekitar pukul 15.30 WIB.

Jasad korban ditemukan seorang buruh kebun yang saat itu melihat sandal, handphone, masker yang tergeletak di pinggir jalan. Buruh kebun itu juga melihat ceceran darah yang mengarah ke tumpukan pelepah sawit.

"Jasad korban ditemukan Kamis (24/9) sekitar pukul 09.00 WIB. Kemudian tim inafis Satreskrim Polres Binjai melakukan olah TKP dan menemukan sepasang sandal, batu berlumuran darah, masker dan HP merek Nokia warna putih, satu jaket warna cokelat, dan dua potong kalung putus," kata Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo, Jumat (25/9).

Dari penyelidikan yang dilakukan tim Satreskrim Polres Binjai, pelaku mengarah kepada GZG. Tim kemudian mencari GZG ke rumahnya. Namun dia tidak berada di sana.

"Berkat kegigihan petugas kembali mendapatkan informasi bahwasanya tersangka berada di Jalan Anggur, Kecamatan Binjai Barat, kemudian dilakukan penangkapan," jelas Romadhoni.

Pemuda ini awalnya menghentikan Rani yang sedang berkendara untuk pulang ke rumahnya. Dia bermohon untuk menumpang sampai ke simpang Pasar VII. Perempuan itu bersedia membantunya.

"Saat ada dibonceng, pelaku mencekik korban dengan tangan kanannya, dan tangan kirinya memukul korban," kata Romadhoni.

Setelah sepeda motor berhenti, GZG memukul kepala korban dengan batu. Dia juga menikam kepala perempuan itu dengan obeng, sebelum akhirnya menyeretnya ke areal kebun, lalu menutupinya dengan pelepah sawit.

Selanjutnya, GZG mengambil sepeda motor Honda Beat warna merah BK 4225 RAQ milik korban. Dia menggadaikannya Rp1,5 juta. "Untuk kebutuhan sehari-hari, untuk makan, kontrakan, kerja saya mocok-mocok. Saya butuh uang," dalihnya saat ditanyai wartawan.

Saat pengembangan untuk mengumpulkan barang bukti, GZG disebutkan melakukan perlawanan. Petugas pun menembak kaki kiri dan kanannya. Setelah sempat dirawat di RSUD Djoelham, Binjai, dia diboyong ke Satreskrim Polres Binjai untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

Diketahui, korban merupakan ibu dari 1 orang anak yang tinggal di Pasar I Desa Padang Cermin, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat.

"Tersangka dikenakan pasal 365 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," tutup Romadhoni.

 

TAG TERKAIT :
Pembunuhan Berita Kriminal Indonesia Berita Center

Berita Lainnya