Ekonomi

Sah! Transaksi Antara Indonesia-China Kini Pakai Mata Uang Lokal

Anas Baidowi - 30/09/2020 15:53
Foto Presiden Indonesia, Joko Widodo dan Perdana Menteri China, Xi Jinping

Beritacenter.COM - People’s Bank of China (PBC) dan Bank Indonesia (BI) telah sepakat untuk menggunakan mata uang lokal dalam penyelesaian transaksi perdagangan bilateral dan investasi langsung (Local Currency Settlement/LCS).

Hal itu tertuang dalam Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh Gubernur PBC, Yi Gang dan Gubernur BI, Perry Warjiyo pada Rabu (30/9/2020).

Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam siaran persnya mengatakan bahwa bentuk kerja sama itu dalam rangka memperluas kerangka kerja sama LCS yang telah ada antara BI dengan Bank of Thailand, Bank Negara Malaysia, dan Kementerian Keuangan Jepang.

"PBC dan BI sepakat untuk mendorong penggunaan mata uang lokal dalam penyelesaian transaksi perdagangan dan investasi langsung," kata Perry, Rabu (30/9/2020).

Perry menjelaskan, transaksi tersebut meliputi penggunaan kuotasi nilai tukar secara langsung dan perdagangan antarbank untuk mata uang Yuan dan Rupiah. Kerja sama ini akan diperkuat melalui sharing informasi dan diskusi secara berkala antara otoritas China dan Indonesia.

Menurut Perry, kolaborasi antara PBD dan BI ini penting dalam memperkuat kerja sama keuangan bilateral antara China dan Indonesia.

"Otoritas kedua negara memandang hal tersebut akan berkontribusi positif dalam mendorong penggunaan mata uang lokal untuk penyelesaian perdagangan dan investasi langsung antara kedua negara," jelasnya.

TAG TERKAIT :
Berita Center Berita RI dan China RI dan China Sepakat Tinggalkan Dolar RI-China Pakai Mata Uang Lokal

Berita Lainnya