Opini

Pak Jokowi Layak Dikukuhkan Sebagai "BAPAK PEMBANGUNAN"

Indah Pratiwi Budi - 01/10/2020 07:30
Ditulis Oleh : Muliadi Dauhiong
FOKUS : Jokowi

Pak Jokowi layak dikukuhkan sebagai ‘BAPAK PEMBANGUNAN.’

Pada periode pertama bersama dengan Pak JK selama 5 tahun kepemimpinannya sudah membangun sejumlah Infrastruktur.
Pak Jokowi di periode ke dua bersama Pak Ma’ruf Amin akan melanjutkan kepemimpinannya dalam 5 tahun ke depan hingga 2024, tentunya sudah mempunyai visi misi untuk melanjutkan pembangunan di periode ke dua ini.

Pak Jokowi ingin rakyat Indonesia merasakan hadirnya negara, merasakan kemudahan dan efisiensi ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur juga dapat memberikan peluang baru bagi para pelaku usaha menengah bawah.

Didukung jaringan listrik yang menjangkau seluruh nusantara, pelabuhan dan bandara yang menghubungkan pulau-pulau, bendungan dan irigasi yang mengairi sawah-sawah dan jembatan sebagai jalur angkutan dan logistik.
Indonesia bisa, dan optimis menjadi Indonesia Maju.

Berikut data Pembangunan Infrastruktur pada era Pak Jokowi yang begitu taktis dalam urusan pembangunan, di dua periode pemerintahannya, pembangunan jalan tol dilakukan begitu masif di dua pulau penyumbang ekonomi terbesar Indonesia, yakni Jawa dan Sumatera.
Di pulau Jawa, Pak Jokowi menggenjot pembangunan Tol Trans Jawa hingga rampung seluruhnya (Merak-Surabaya) di akhir 2018 lalu. Di Sumatera, Jokowi menargetkan lebih dari 2.000 km jalan tol tersambung dari Lampung hingga Aceh pada akhir 2024.

Jika seluruh target tercapai, praktis Pak Jokowi membangun lebih dari 3.000 km jalan tol dalam 10 tahun memerintah atau sekitar 300 km setiap tahunnya. Hal ini jauh mengungguli dari 'capaian' pembangunan jalan tol presiden-presiden sebelumnya.

Mengutip data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), panjang jalan tol yang paling banyak dibangun atau beroperasi setelah era Pak Jokowi adalah pada masa pemerintahan Presiden Soeharto. Pada rentang jabatan tahun 1968 hingga Mei 1998, total jalan tol yang beroperasi di era Soeharto mencapai 490 km.

Sementara pada era Presiden Habibie selama Mei 1998 hingga Oktober 1999 hanya ada 7,2 km jalan tol baru yang beroperasi. Di era Presiden Abdurrahman Wahid, ada 5,5 km jalan tol yang beroperasi, dan 34 km tambahan tol di era Megawati Soekarno Putri.

Selanjutnya pembangunan jalan tol di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tercatat 212 km.

Jika semua dibandingkan, capaian Presiden Joko Widodo tentu terbilang FANTASTIS dalam urusan pembangunan infrastruktur.

Target dan yang sedang tahap pengerjaan serta yang sudah beroperasi diantaranya,
3.000 Km Jalan tol
3.793 Km Jalan Nasional
2.778 Jalan Perbatasan
330 Unit Jembatan Gantung
7 Pos Lintas Batas Negara
18 Trayek Laut
15 Bandara Baru
MRT dan LRT
79 Infrastruktur Olahraga
65 Bendungan

#JokowiBapakPembangunan
#IndonesiaMaju
#BersamaJokowi

TAG TERKAIT :
Jokowi Joko Widodo Presiden Jokowi Jokowi Orang Baik Jokowi Orang Hebat Jokowi Presiden Ku

Berita Lainnya