Internasional

Biden Siap Jalani Debat Capres Bersama Trump, Asalkan Aman Menurut Pakar Kesehatan

Aisyah Isyana - 06/10/2020 12:45

Beritacenter.COM - Calon Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, memastikan jika dirinya siap berpartisipasi dalam debat capres kedua bersama Donald Trump, 15 Oktober medatang. Biden mengaku siap berdebat dengan Trump yang diketahui positif COVID-19, dengan catatan para pakar kesehatan dapat memastikan jika hal itu aman dilakukan.

"Jika para ilmuwan mengatakan bahwa itu aman dan jaraknya aman, maka saya pikir itu akan baik-baik saja," ucap Biden dalam pernyataannya kepada wartawan di Delaware, sebelum terbang ke Florida untuk berkampanye, seperti dilansir Reuters, Selasa (6/10/2020).

"Saya akan melakukan apapun yang menurut para pakar adalah hal yang tepat untuk dilakukan," tegasnya.

Baca juga : 

Sebelumnya, Presiden Trump yang saat ini masih menjalani perawatan akibat paparan virus Corona (COVID-19) menyatakan jika dirinya akan tetap mengikuti debat capres kedua. Biden sendiri yang telah menjalani test beberapa kali dalam sepekan terakhir, dinyatakan negatif COVID-19.

Biden dan Donald Trump terakhir kali bertemu di debat capres pertama yang digelar di Cleveland, Ohio, 29 September lalu. Trump kemudian dinyatakan positif COVID-19 setelah beberapa hari usai digelarnya debat. Sempat mendapat perawatan di rumah sakit, Trump saat ini menjalani perawatan medis di Gedung Putih.

Sejauh ini, kondisi kesehatan Trump masih jadi tanda tanya, terlebih Gedung Putih masih memberikan pesan simpang siur memicu ketidakpastian terkait kesehatan Presiden AS itu.

Sementara itu, Direktur Komunikasi pada tim kampanye Trump, Tim Murtaugh, dalam pernyataan terbaru kepada CNN, menyebut jika Trump masih berencana ikut berpartisipasi pada debat capres selanjutnya. "Itu adalah niat Presiden untuk berdebat," ucap Murtaugh.

Sayangnya, hal itu memicu pertanyaan publik terkait keselamatan sejumlah pihak dalam debat capres selanjutnya. Sementara masa karantina bagi pasien Corona selanjutnya, normal dilakukan selama 14 hari atau dua pekan.

TAG TERKAIT :
Presiden AS Virus Corona Pandemi COVID-19 Joe Biden Doland Trump

Berita Lainnya