Opini

Hantu 'ABU' BAKRIE dI Jiwasraya DAN Lapindo Yang Tak Berani Dibahas Karni Dan Najwa

Anas Baidowi - 07/10/2020 01:30
Karni Ilyas dan Najwa Shihab

Beritacenter.COM - Si Karni Ilyas saban tahun terus memberi panggung buat hantu ‘PKI’ yang jadi gorengan laris nan gosong kaum oposisi. Dengan suara yang terengah-engah sekarat bak orang keinjak banteng, si Karni terus bersemangat sembari menutup mata dengan kasus yang lebih riil dna masih terus menyengsarakan masyarakat yang jadi korbannya.

Mulai dari pameran mewah si Nia Ramadhani yakni istri Anindra Ardiansyah Bakrie alias jadi menantunya Abu Bakrie. Lantas bak drama horor yang disambung dengan pengakuan suaminya bahwa biaya hidup keluarga Nia itu ditanggung Bakrie.

Pernyataan suaminya itu bahkan diliput oleh media tak lama setelah pameran gaun kuning yang mirip dengan sosok ayam yang jadi figur dalam film Sesame. Film itu lucu tapi pameran kemewahan Nia dan lakinya itu yang bikin para korban di lapindo dan Jiwasraya hanya bisa mengusap dada menepok jidat.

Sudah viral kalau penguasaan keluarga Bakrie ke Jungeland malah membuat para pekerja di sana berasa ada di hutan rimba. Sang konglomerat memang memperlakukan karyawannya bak hewan yang tak dianggap nasib dan jerih lelah mereka. Bayangkan sudah setengah tahun bekerja dengan keringat dan jerih payah tapi nggak dipedulikan atau dihargai sebagaimana seharusnya.

Karni sama halnya dengan si Najwa, skandal di depan mata lalu berlagak bego dan seolah tak tahu apa-apa. Masalah yang terkait secara tak langsung dengan anak Presiden Jokowi saja dibahas di acaranya di TVO Oon. Kayak waktu lalu Pak Fahri Hamzah dikung Gibran di Solo langsung jadi gorengan panas di ILC.

Karni dan Najwa sama-sama punya kemiripan, langsung kesurupan untuk mempromosikan gorengan basi dna busuk mereka kalau terkait langsung dengan anak Presiden. Dengan segala judul yang tendensius dan provokatif mereka langsung bermain.

Kalau Najwa berani dan berintegritas maka dia tak akan pilih-pilih. Seharusnya dia juga menyoroti dan membongkar kasus gigantik di Jiwasraya. Beranikah dia mengundang Bakrie? Nyatanya tidak kan? Bahkan dengan kasus karyawan Jungleland apaalgi Lapindo. Masih panas seperti lumpur panas yang tak pernah padam.

Najwa yang sok peduli ternyata bungkam dan mingkem dengan para korban Jiwasraya plus Jungleland ditambah Lapindo ini. Senyap dan pura-pura bego kalau muncul viral kasus Jungleland dan Jiwasraya. Kalau di acara-acara sebelumnya dia suka mengangkat kisah penzoliman tapi kalau korban dari si ‘Abu’ Bakrie dianggap kasus kecil, receh dan tak masuk dalam radar Najwa.

Berarti radar Najwa itu memang sudah disetting tumpul kalau muncul kasus Jiwasraya, Lapindo dan Jungleland.kalau ada yang masih menointon Najwa plus Karni itu sama saja pertunjukan bodohke masyarakat. Masak radar Najwa tak menangkap soal Bakrie di Jungeland?

Sebagai info, Jungleland dimiliki oleh PT Surya Global Nusantara merupakan anak usaha PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) Tbk dengan kepemilikan 100%. Dengan saham di Jungland yang sampai 38 persen lebih maka para karyawan itu berhak untuk meminta hak yang harus dibayarkan oleh pemilik Jungland.

Tapi apa daya mereka hanya bisa gigit jari dan menuliskan komentar di IG dengan memelas.

Sekelas konglomerat tapi demen membuat rakyat melarat.

Entah apa yang ada dalam pikiran para karyawan Jungleand yang tak mendapatkan insentif yang minimal sekalipun. Para klaryawan itu hanya membaca pameran sang anaknya si Abu Bakrie yang baik menantu dan anaknya eksis dalam ketajiran yang tanpa akhlak.

Muncul alasan asistennya Nia yaitu dia mengaku bahwa si Nia tak kerja di Bakrie. Lalu katanya perusahaan-perusahaan lagi mengalami kesulitan. Alasan lainnya adalah tetap dibayarkan kendati tak sampai penuh.

Modelkelola bisnis ala Bakrie ini terus mendatangkan prahara tiada tara bagi rakyat. Lihat saja Lapindo plus Jiwasraya juga kan demikian. Nama saham-saham dari Bakrie sudah disebut-sebut di pengadilan tapi tersangka yang diseret Kejagung malah yang lain.

Sang konglomerat era Orba inimemang sakti karena kekebalan dan kolaborasi yang tak tersentuih hukum. Nia dan keluarga Bakrie akan terus mengembangkan sayap kemewahan tanpa batas. Tanpa ada perasaan, peduli dan hati buat rakyat yang menderita akibat ulah mereka. Miris. utang ke Pemerintah masih belum lunas tapi bergaya terus bak burung merak yang arogan. Sealiran sama Najwa

Oleh: Ronindo

TAG TERKAIT :
Berita Center Karni Ilyas Najwa Shihab Lapindo Kasus Jiwasraya Abu Rizal Bakrie

Berita Lainnya

Sorot Mata Itu

Opini 18/01/2021 09:30