Politik

Manuver Politik Partai Demokrat Pada Omnibus Law

Indah Pratiwi Budi - 10/10/2020 07:00
Oleh : Tania Cantiq

Itulah politik. Setiap celah adalah kesempatan. Partai Demokrat berhasil membangun panggung saat pengesahan RUU Cipta Kerja. Selain menolak RUU tsb, mereka juga walkout rame². Walkout kedunguan dipertontonkan kepada publik

Target Demokrat, dg sikap tsb partai mereka akan kembali jadi pusat perhatian. Dibicarakan.. Dikomentari.. Dibullying di medsos pun kini dianggap berharga. Tujuannya, popularitas naik kembali.

AHY akan banyak diundang untuk talkshow, menanyakan hal ihwal soal sikap partainya menolak pengesahan UU Cipta Kerja. Di forum² talkshow tsb, si anak manja ini akan pamer retorika pembelaan partai nya kpd kelompok buruh. Ceruk suara yg potensial untuk Pemilu 2024 seolah sudah dikapling Demokrat. Dg gagah nantinya, Demokrat terbukti pro kesejahteraan dan nasib buruh. Partai lain tidak peduli.

AHY akan naik melambung namanya. Pepo SBY sang sutradara dibalik sikap pandir Demokrat di parlemen kemaren, percaya diri kembali.

Sejatinya, Demokrat paham bahwa UU Cipta Kerja ini sangat strategis dan berguna bagi peningkatan daya saing ekonomi Indonesia di masa depan. Banyak ekonom² pintar dan obyektif di internal Demokrat.. Saya yakin, kajian mereka bermuara pada dukungan pada UU ini.

Namun karena kepentingan politik, kebijakan partai harus didahulukan. Kebijakan partai adalah menjadikan moment penolakan pengesahan UU CK sebagai ajang meraih popularitas partai. AHY yg hilang dalam lingkaran tokoh yg dihitung dalam kandidat potensial Capres 2024, harus mengejar ketertinggalannya. Dg penolakan, diharapkan AHY akan menjadi sentral isu. Namanya kembali melambung

Hitungan politik Demokrat ini bisa jadi bumerang. Tipis kemungkinannya, Demokrat bakal melambung pamornya dg isu Demokrat pro kaum buruh ini. Pasalnya, keputusan Demokrat ini akan tenggelam dg pandangan² bernas banyak ahli yg kompeten, yg mengapresiasi kehadiran UU CK.

Misal, ekonom senior, Rektor Universitas Indonesia, Prof.Dr. Ari Kuncoro secara lugas sudah memberikan opininya soal penting nya UU CK untuk perekonomian nasional ke depan.

Itu salah satu bukti, betapa secara substansi UU CK atau Omnibuslaw ini win² bagi dunia- usaha, kalangan pekerja, dan pemerintah..

Mengukur kompetensi pandangan AHY, pensiunan Mayor, anak mami yg manja, anak mami yg segalanya mendompleng nama besar orang tua, dg opini ekonom senior seperti Rektor UI, jelas sesuatu yg tdk equal

Lagi² Demokrat salah langkah dan tertipu oleh kesombongan dirinya sendiri.

Selamat atas hadirnya UU Cipta Kerja di Indonesia.. Kami kaum kuli dan buruh, berterima kasih kepada para wakil rakyat dan pemerintah yg sudah bekerja keras untuk kepentingan kami..

Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa Meridhoi kerja keras Anda semua. Amiiin.

 

Sumber : Status Facebook Tania Cantiq

TAG TERKAIT :
Demokrat Partai Demokrat Omnibus Law RUU Cipta Kerja UU Cipta Kerja Cipta Kerja Demo Tolak UU Cipta Kerja

Berita Lainnya