Politik

F-PD DPRD DKI Beri Catatan di 3 Tahun Kepemimpinan Anies : Jangan One Man Show!

Aisyah Isyana - 16/10/2020 08:28

Beritacener.COM - Memasuki tiga tahun massa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Fraksi Partai (PD) DPRD DKI memberikan sejumlah catatan. Salah satunya, Anies diminta untuk berkoordinasi dengan DPRD DKI saat membuat kebijakan.

"Kalau mau bikin kebijakan ajak DPRD ngomong, kan beberapa kali sendiri, ajak DPRD ngomong, itu beberapa kali saya sudah bilang, libatkan seluruh komponen masyarakat. Di DKI ini kan banyak tokoh yang senior, ajak ngomong jangan one man show, artinya jangan sendirian," ujar anggota Fraksi PD DPRD DKI Jakarta Mujiyono, Kamis (15/10/2020).

"Memang berdasarkan SKB dua menteri, pemprov dalam kondisi seperti ini bisa ambil kebijakan sendiri, tapi jangan lupa Jakarta ini milik bersama," sambungnya.

Baca juga : 

Tak hanya itu, Mujiyono juga mendesak agar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI untuk direvisi. Dia menyarankan hal itu guna menyesuaikan jika ada janji kampanye Anies yang tak akan terwujud, mengingat kondisi saat ini dintengah pandemi Corona.

"Revisi RPJMD. revisinya harus disesuaikan dengan kondisi Covid jangan terlalu optimis, harus realistis. Jadi kalau janji kampanye yang kemaren nggak terwujud jangan terlalu memaksakan," katanya.

Lebih lanjut, dia juga meminta Anies untuk menurunkan target RPJMD. Ketua Komisi A DPRD DKI itu pun juga kembali menyinggung agar Anies menjalins koordinasi intens dengan DPRD DKI.

"Revisi target RPJMD, turunin targetnya, terus lebih mau berkomunikasi dengan DPRD, jadi lebih intens lah, kalau kemarin pasif kita datang didengerin, kita protes dengerin. Kalau sekarang ajaklah setiap kebijakan, ajak ngomong kita, jangan jadikan pandemi alasan nggak koordinasi, karena kami lakukan fungsi kami sebagai fungsi pengawasan dari duitnya rakyat. Kebijakan untuk rakyat Jakarta dan seterusnya," ucap Mujiyono.

Sementara itu, Anies menyebut 23 janji kampanye itu bermula dari dasar keadilan sosial. Dia menyebut janji kampanye itu kemudian diterjemahkan menjadi Kegiatan Strategis Daerah (KSD) dan dibuat menjadi program kerja. Anies menyebut program kerja itu ada yang selesai dalam waktu satu tahun hingga lima tahun masa kepemimpinannya.

"KSD ini lalu diturunkan secara teknokratif dalam setiap program-program yang ada di DKI, kalau kita ingat sesudah masa pilkada menunggu sampai masa pelantikan itu kan waktunya 5 bulan lebih. Itu ada tim yang disiapkan. Lalu itu muncul menjadi dokumen untuk dibawa menjadi tugas pemerintahan," katanya.

Dalam hal ini, Anies meyekani jika janji kampanye yang sudah menjadi KSD itu akan selesai dalam 5 tahun masa kepemimpinannya. Anies mengklaim memiliki daftar program mana saja yang selesai dalam satu tahun dan 5 tahun mendatang.

"Lalu selama lima tahun itu ada yang bisa tuntas tahun pertama, ada yang tuntasnya tahun keempat, tahun kelima. Tapi yang paling penting kita punya matriksnya apa yang selesai kapan. Ini alhamdulillah kita jaga terus insyaallah nanti di ujung awal tahun kelima, kita akan bisa lihat secara lengkap insyaallah semuanya terlaksana," tandasnya.

TAG TERKAIT :
Politik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan DPRD DKI Jakarta Partai Demokrat 3 Tahun Kepemimpinan Anies

Berita Lainnya