News

Komisi Fatwa MUI Usulkan Masa Periode Presiden Hanya 1 Kali

Anas Baidowi - 19/10/2020 15:54
Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Hasanuddin AF

Beritacenter.COM - Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Hasanuddin AF mengatakan pihaknya telah mengusulkan rancangan terkait masa periode presiden di Munas MUI 2020. Dalam rancangan tersebut menyebutkan bahwa masa periode Presiden hanya satu kali dengan lama kepemimpinan selama tujuh atau delapan tahun.

"Usulannya begini, di presiden itu sekali saja, tapi ditambah 7 tahun atau 8 tahun gitu kan, tidak boleh dipilih kembali," ujar Hasanuddin saat dihubungi, Senin (19/9/2020).

Usulan tersebut diharapkan dapat mencegah timbulnya ketidaksetaraan antar calon. ketidaksetaraan tersebut timbul jika calon petahana menyelahgunakan jabatan dan kekuasaannya.

"Selama ini kan jabatan presiden lima tahun dan boleh dipilih kembali kedua kali, itu menimbulkan yang pertama ketidakadilan, ketidaksetaraan antara calon, antara petahana dan calon baru, yang petahana kadang-kadang menyalahgunakan kekuasaan, menyalahkan jabatan dan sebagainya," ucapnya.

Menurutnya, dengan masa periode yang hanya satu kali akan membuat calon dapat memiliki kekuasaan yang sama, sehingga timbul kesetaraan antar calon presiden.

"Satu periode saja. Nanti yang baru itu kan jadi setara, calon presiden itu jadi setara, semua baru, ada kesetaraan di situ tidak jomplang, (tidak) yang satu sudah menjabat lima tahun," kata Hasanuddin.

Meski demikian, Hassanudin menegaskan bahwa itu hanya usulan untuk dibahas di Munas MUI pada 25-28 November 2020. Dia juga menegaskan bahwa usulan tersebut belum tentu masuk pada pembahasan Munas tersebut.

"Ya itu kan usulan saya, pertama masa jabatan presiden, kedua mengenai politik dinasti, entah disetujui atau nggak, karena ada dua atau tiga masalah yang akan di ini (dibahas), ada timnya yang akan membahas. Ya mudah-mudahan bisa disetujui," kata Hasanuddin.

 

TAG TERKAIT :
MUI Berita Center Fatwa MUI Masa Periode Presiden 1 Kali Masa Periode Presiden

Berita Lainnya