News

Perda DKI Atur Sanksi Pidana Denda Hingga Rp5 Juta Bagi Penolak Vaksinasi COVID-19

Aisyah Isyana - 19/10/2020 21:55

Beritacenter.COM - Peraturan soal vaksinasi Corona telah diatur di Perda Penanggulangan COVID-19 yang disahkan DPRD DKI dan Pemprov DKI Jakarta. Dalam Perda itu, diatur soal penolakan vaksinasi Corona dapat dihukum sanksi denda hingga Rp5 juta.

Adapun aturan soal penolakan vaksinasi itu tertuang dalam Perda tentang Penanggulangan COVID-19 pasal 30. Terdapat aturan soal sanksi berupa pidana dengan denda maksimal Rp5 juta. Adapun bunyi Perda itu, yakni :

Baca juga :

Pasal 30

Setiap orang yang dengan sengaja menolak untuk dilakukan pengobatan dan/atau vaksinasi COVID-19, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah).

Tak hanya soal aturan menolak vaksin, terdapat pula beberapa hal yang dimasukkan ke kategori pidana, seperti dilarang menolak tes Corona, dilarang membawa paksa jenazah pasien probable atau konfirmasi positif, hingga orang terkonfirmasi positif dilarang untuk meninggalkan fasilitas isolasi dan kesehatan.

Adapun pidana dan sanksi denda yang akan diberikan sebagaimana tertulis dalam Perda Penanggulangan COVID Bab XI.

BAB X

KETENTUAN PIDANA

Pasal 29

Setiap orang yang dengan sengaja menolak untuk dilakukan Reverse Transcriptase Polymerase Chain Reaction atau Tes Cepat Molekuler, dan/atau pemeriksaan penunjang yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah).

Pasal 30

Setiap orang yang dengan sengaja menolak untuk dilakukan pengobatan dan/atau vaksinasi Covid-19, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah).

Pasal 31

(1) Setiap orang yang dengan sengaja tanpa izin membawa jenazah yang berstatus probable atau konfirmasi yang berada di fasilitas Kesehatan, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah).

(2) Setiap orang yang melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disertai dengan ancaman dan/atau kekerasan, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp7.500.000,00 (tujuh juta lima ratus ribu rupiah).

Pasal 32

Setiap orang terkonfirmasi Covid-19 yang dengan sengaja meninggalkan fasilitas isolasi atau fasilitas kesehatan tanpa izin petugas, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah).

TAG TERKAIT :
Pemprov DKI Jakarta DPRD DKI Jakarta Perda Penanggulangan COVID-19 Vaksinasi Corona Raperda Corona

Berita Lainnya