News

Polda Metro Identifikasi Penggerak Pelajar di Demo Rusuh Tolak Omnibus Law

Ya kami sampaikan penggerak pelajar atau SMK, SMP, bahkan sampai SD, ada beberapa (penggerak kericuhan) yang sudah kami identifikasi dan terus kita lakukan penyelidikan

Aisyah Isyana - 20/10/2020 01:21

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Metro Jaya tengah menyelidiki soal aksi ricuh demo tolak UU Cipta Kerja. Terbaru, polisi mengaku telah mengidentifikasi beberapa penggerak pelajar di demo tolak omnibus law yang berujung ricuh.

"Ya kami sampaikan penggerak pelajar atau SMK, SMP, bahkan sampai SD, ada beberapa (penggerak kericuhan) yang sudah kami identifikasi dan terus kita lakukan penyelidikan," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/10/2020).

Baca juga :

Meski belum menjelaskan rinci soal identifikasi para penggerak demo, Nana memastikan jika mereka yang bertanggung jawab atas aksi ricuh demo omnibus law yang digelar, Kamis (8/10) dan Selasa (13/10).

Nana menyebut pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap para penggerak demo ricuh yang mengeksploitasi para pelajar tersebut.

"Saat ini penggerak (aksi rusuh), kemudian kemarin banyaknya pelajar yang aksi kami kejar terhadap penggerak aksi (rusuh)," terangnya.

Tak hanya itu, Polda Metro seniri telah menetapkan 131 tersangka terkait aksi ricuh demo tolak omnibus law UU Cipta Kerja. Dari jumlah itu, terdapat 69 diantaranya yang ditahan di Polda Metro Jaya.

"Perkembangan terbaru, Polda Metro Jaya telah menahan 20 orang tersangka kasus perusakan halte fasilitas pabrik dan pos polisi di sepanjang Jalan Sudirman Jakpus," pungkas Nana.

TAG TERKAIT :
Polda Metro Jaya Demo Rusuh Demo Tolak Omnibus Law Demo Tolak UU Cipta Kerja Rusuh Demo Tolak Omnibus Law

Berita Lainnya