News

Aksi Demo Massa Tolak Omnibus Law di Surabaya Berjalan Damai dan Tertib

Aisyah Isyana - 20/10/2020 22:25

Beritacenter.COM - Aksi demo yang digelar ribuan massa dari Gerakan Tolak Omnibus Law (Getol) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, terpantau berjalan lancar dan kondusif. Ribuan massa juga telah membubarkan diri dengan tertib.

Massa Getol terpantau membubarkan diri dengan tertib sekira pukul 17.45 WIB sore, setelah sekira kurang lebih dua jam berunjuk rasa menyampaikan aspirasi di depan Gedung Grahadi. Lalu lintas di Jalan Gubernur Suryo yang sempat ditutup juga sudah dibuka kembali. Petugas DKRTH Surabaya tampak membersihkan sampah di sekitar lokasi.

Dikatakan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, aksi unjuk rasa yang digelar massa Getol berjalan lancar dan tertib. Terdapat sebanyak 4.157 personel yang turut berpartisipasi mengamankan jalannya demo tersebut.

"Alhamdulillah demo Getol hari ini berjalan tertib. Ada 13 titik itu kita lakukan pengamanan, baik di area pemerintahan juga di luar instansi kantor pemerintahan. Termasuk sentra ekonomi," ujar Trunoyudo.

"Ada 4.157 personel yang terdiri dari TNI 1.315. Ada juga dari PMK, Dinkes, Dindik juga kita libatkan. Ada Satpol PP dan juga Ormas. Ada 1.000 komunitas kampung tangguh yang juga turut mengamankan," sambungnya.

Sementara itu, Ketua SPBI KASBI Gresik, Safik Udin, yang turut bergabung dalam massa Getol menyebut jika hari ini merupakan aksi dihari pertama. Dia juga menyebut aksi yang dihadiri 1.500 massa itu berjalan dengan tertib dan damai. Safik menyebut pemerinta sudah tak sayang dengan rakyatnya jika tak membatalkan omnibus law.

"Omnibus Law berbahaya tidak hanya di klaster ketenagakerjaan, karena ini merugikan seluruh rakyat. Kalau Omnibus Law tidak dibatalkan, pemerintah tidak sayang rakyat," katanya.

Dia juga menyinggung soal evaluasi soal penangkapan sejumlah orang di sekitar massa aksi. "Kawan-kawan yang tak terkoordinasi, mereka tergabung atau tidak mereka tetap bagian dari perlawanan penolakan Omnibus Law. Kami akan mengecek dan evaluasi," katanya.

TAG TERKAIT :
Polda Jatim Demo Tolak Omnibus Law Demo Tolak UU Cipta Kerja Demo di Gedung Grahadi Surabaya Gerekan Tolak Omnibus Law (Getol)

Berita Lainnya