News

Waspada!! Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Meningkat

Anas Baidowi - 21/10/2020 16:01
Gunung Merapi DI Yogyakarta

Beritacenter.COM - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengungkap intensitas kegempaan Gunung merapi tercatat lebih tinggi.

"Intensitas kegempaan (Gunung Merapi) lebih tinggi dibandingkan minggu lalu (periode sebelumnya)," ujar Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam keterangannya, Rabu (21/10/2020).

Tercatat pada Selasa , 20 Oktober 2020 ada puluhan gempa guguran terjadi di Gunung Merapi. Jumlah gempa yang terjadi tersebut lebih banyak dari hari sebelumnya, yakni pada 19 Oktober terjadi 10 kali gempa guguran, 6 gempa low freq, 6 gempa vulkanik dangkal dan 31 gempa hembusan.

"Pada 20 Oktober terjadi 28 gempa guguran, 28 low req, 18 gempa vulkanik dangkal dan 37 gempa hembusan," ujar Hanik.

Sementara itu, volume kubah lava pada tanggal 26 Juli 2020 tercatat 200.000 m3.

"Deformasi Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM pada minggu ini menunjukkan adanya laju pemendekan jarak sebesar 1 cm/hari," ungkapnya.

Kendati demikian, status Gunung Merapi sendiri masih pada level dua atau waspada.

"Kubah lava saat ini dalam kondisi stabil. Aktivitas vulkanik Merapi masih cukup tinggi dan ditetapkan dalam tingkat aktivitas waspada. Potensi bahaya saat ini berupa awan panas dari runtuhnya kubah lava dan lontaran material vulkanik dari letusan eksplosif," jelasnya.

Hanik mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi lahar yang sewaktu-waktu bisa terjadi saat puncak Merapi diguyur hujan.

"Intensitas curah hujan tertinggi pada periode tersebut sebesar 78 mm/jam selama 30 menit di Pos Kaliurang pada tanggal 15 Oktober 2020. Tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Merapi," pungkasnya.

TAG TERKAIT :
Berita Center Gunung Merapi Intensitas Kegempaan Meningkat

Berita Lainnya