Peristiwa

Driver Taksi Online Dikeroyok OTK di Halaman Mapolrestabes Palembang

Baharuddin Kamal - 21/10/2020 18:43
Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Seorang driver taksi online bernama Indra (40) menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang tidak dikenal (OTK) di halaman Mapolrestabes Palembang. Akibat kejadian itu, Indra mengalami luka yang cukup parah dibagian kepala.

Kejadian ini bermula saat Indra mmendapat orderan menjemput seorang wanita di Lorong Aman 1, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Rabu (21/10) dini hari. Dalam aplikasi, wanita itu diminta diantar ke RD 2 Cafe di Jalan Kolonel H Barlian, KM9, Palembang.

Namun, ditengah perjalanan, wanita itu meminta korban untuk mampir di Lorong Yaktepena 1 yang tidak jauh dari titik jemput. Setibanya di depan lorong, korban melihat sekelompok orang yang diperkirakan sepuluh orang menggunakan sepeda motor di depannya.

Orang-orang itu mengikuti korban dan berusaha menghentikan laju mobil. Korban yang panik kemudian memilih menabrak salah satu motor dan langsung kabur.

Para pelaku mengejarnya sehingga korban memilih masuk ke halaman Mapolrestabes Palembang dengan tujuan meminta pertolongan. Namun kawanan itu justru ikut masuk ke halaman kantor polisi dan langsung mengeroyok korban.

Polisi yang tengah berjaga di pos masuk melerai namun para pelaku keburu melarikan diri. Korban mengalami luka di kepala sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk perawatan.

Korban mengaku tak terima dikeroyok para pelaku yang membuatnya terluka dan mobilnya rusak. Dia tidak mengenali para pelaku karena hanya menerima orderan.

"Saya dipukuli walaupun sudah masuk sini. Saya minta mereka ditangkap," ungkap Indra saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Rabu (21/10/2020).

Sementara itu, Kasubag Humas Polrestabes Palembang AKP Irene mengatakan, laporan sudah dilimpahkan ke penyidik Satreskrim untuk proses lebih lanjut. Saksi yakni penumpang wanita tengah dimintai keterangan.

"Mudah-mudahan para pelaku dapat ditangkap secepatnya. Motifnya belum tahu karena korban tak mengenali pelapor," pungkasnya.

TAG TERKAIT :
Pemukulan Berita Kriminal Indonesia Berita Center Driver Taksi Online Penganiayan Mapolrestabes Palembang

Berita Lainnya