Peristiwa

Lintasi Kebun Tebu, Remaja di Kediri Tewas Tersambar Petir Tepat Dibelakang Ayahnya

Aisyah Isyana - 22/10/2020 01:13

Beritacenter.COM - Remaja di Kediri, Jawa Timur, seketika meninggal dunia usai tersambar petir saat hujan deras. Kejadian itu terjadi saat korbab tengah melintas di perkebunan tebu bersama ibu dan ayahnya, ditengah derasnya guyuran hujan.

Kejadian itu menimpa remaja berusia 16 tahun bernama Alfin Hikami, putra dari pasangan Ramadhoni (55) dan Binti Mudafiah (46), warga Dusun Ngadirejo, Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Baca juga :

Kejadian bermula saat korban dan kedua orangtuanya melintas di perkebunan tebu ditengah guyuran hujan deras di Ngadirejo dan sekitar, sekira pukul 15.30 WIB, Rabu (21/10) sore. Kala itu, ketiganya berjalan bersama menggunakan sepeda angin dan sepeda motor.

Sebelum kejadian terjadi, sang ibu diketahui naik sepeda angin dengan berjalan diposisi paling depan, di susul suaminya yang mengendarai sepeda motor dibelakangnya. Sementara korban diketahui berada paling belakang dengan mengendarai sepeda angin.

"Kondisi saat itu hujan lebat," ucap Kapolsek Ngadiluwih, AKP Iwan Setyo Budi, Rabu (21/10/2020).

Saat itu, pasangan suami-istri itu kaget mendengar suara petir yang besar, dan langsung menoleh ke belakang ke arah putra mereka. Alhasil, keduanya langsung kaget mendapati putranya sudah tergeletak ditanah dengan tubuh penuh luka bakar.

Dalam hal ini, Iwan menyebut pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap kondisi jasad korban. Hasilnya, ditemukan bekas luka bakar dan tak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban.

"Iya benar kejadian sore tadi saat hujan lebat, dan kami telah melakukan pemeriksaan jasad oleh tenaga medis dan Polsek Ngadiluwih. Di tubuh korban ditemukan bekas luka bakar dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan," pungkas Iwan.

TAG TERKAIT :
Bencana Alam Petir Fenomena Alam Kediri Remaja Disambar Petir Polsek Ngadiluwih

Berita Lainnya