Teknologi

Bukan Ukuran Manusia, Ilmuwan NASA Dapati Jejak Kaki Aneh di Permukaan Bulan

Aisyah Isyana - 22/10/2020 02:45
Jejak kaki astronot di Bulan

Beritacenter.COM - Jejak kaki aneh didapati ilmuwan NASA di permukaan bulan, dimana diarea itu sama sekali tak pernah dijelajahi astronot. Bentuk seperti jejak kaki itu berada di 10 mil lebih jauh dari yang pernah dijelajahi astronot manapun, seperti dilansir Express UK.

Sebagaimana film dokumenter Quest TV menyebutkan jika astronot Apollo 17, Harisson Schmitt, merupakan salah satu orang terakhir yang menginjakkan kaki di bulan. Schmitt yang berprofesi sebagai ahli geologi mengumpulkan 700 lebih sampel dan mencatatkan perjalanan terpanjang di bulan selama sejarah manusia.

Baca juga : 

Guna memanfaatkan waktunya selama di bulan, Schmitt dan sesama astonot lainnya, yakni Eugene Cernan, menempuh lebih dari 20 mil saat menjelajah bulan. Kondisi bulan yang tanpa angin dan gempa, memungkinkan jejak mereka akan tetap tak tersentuh selama jutaan tahun.

Schmitt bahkan menerangkan apa yang dilakukannya untuk menutupi sebanyak mungkin permukaan bulan. "Saya akan meluncur di atas permukaan dan mendorong dengan jari kaki saya setiap kali saya turun dan mempercepatnya," ungkapnya.

Schmitt mengaku dapat melihat sekilas ke luar jendela dan melihat landasan peluncuran serta jejak yang tertinggal di sekitar bulan. Menurutnya, jejak itu masih jelas ada disana selama hampir 40 tahun. Terlebih, saat NASA mengirim kembali gambar permukaan Bulan dengan resolusi yang tinggi pada 2009 silam.

"Sangat menyenangkan melihat foto-foto di mana Anda berada 40 tahun yang lalu dan tidak ada yang berubah. Ada jejak di mana-mana dan kami melewatinya beberapa kali dan membuat lelucon tentang seseorang yang ada di sini sebelum kami," tutur Schmitt.

Namun, lelucon itu seketika menjadi serius saat salah satu gambar yang dikirm dari pengorbit bulan menampakkan jejak kaki sejauh 30 mili dari tempat pendaratan mereka. Ilmuwan bulan NASA, Peter Schultz, mengklaim jika gampar itu menunjukkan jejak kaki aneh yang berjalan di permukaan bulan.

"Anda bertanya-tanya apa yang menyebabkannya," ungkapnya.

Penulis William Birnes itu menyebut ini bukan hanya karena bentuknya seperti jejak kaki, tetapi tampak seperti orang berjalan dengan satu kaki. "Mereka terlihat seperti jenis jalan setapak yang akan Anda lihat di gurun, tapi masalahnya bukan ukuran manusia," tegasnya.

Dikatakan Ahli geologi bulan Benjamin Weiss, jejak itu sama sekali tak ada hubungannya dengan interaksi manusia. "Fase paling awal dalam sejarah Tata Surya adalah tempat yang sangat kejam, Bulan sedang dibombardir oleh kekuatan yang luar biasa," sebutnya.

Weiss menilai, jejak itu dikarenakan oleh rantai meteor yang diatur dalam garis lurus. "Dengan tidak adanya meteor, para ilmuwan mencari struktur serupa di Tata Surya. Mereka menemukan petunjuk didasar lava California dimana kawah serupa menutupi area yang sangat luas," jelasnya.

Lebih lanjut Weiss mengungkap bagaimana para ilmuwan akhirnya dapat memecahkan misteri itu. Dia menyakini betuli jika rantai linier lubang itu adalah ekspresi permukaan dari tabung lava terkubur yang membawa magma miliaran tahun yang lalu.

“Kami sekarang tahu ada aktivitas vulkanisme yang luas di permukaan Bulan, dataran lava yang sangat luas," tutupnya.

TAG TERKAIT :
Nasa Bulan Antariksa Jejak Kaki Aneh di Bulan Moon Astronot Apollo 17 Misi ke Bulan

Berita Lainnya