News

Jakarta-Surabaya Mirip, Pansus DKI Akan Contoh Kerja Nyata Risma Tangani Banjir

Tadi masukannya banyak ya tips teknik menanggulangi banjir. Mulai dari sistem integrasi sampai pembangunan infrastruktur. Sampai flat manajemen sistemnya itu kita bawa pulang semua ke Jakarta. Banyak, semua harus dicontoh tapi yang patut dicontoh itu kerja nyatanya

Aisyah Isyana - 22/10/2020 23:20

Beritacenter.COM - Belakangan ini, hujan mengguyur di sejumlah wilayah Indonesia termasuk Jakarta, imbas dari fenomena La Nina. Mengantisipasi terjadinya banjir, Pansus Banjir DKI Jakarta mengaku mendapat banyak ilmu dari Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Dikatakan Ketua Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta Zita Anjani, ternyata Kota Surabaya memiliki kemiripan dengan Jakarta. "Sebelumnya kita kaget, karena Surabaya ini mirip sama Jakarta. Pertama dia rendah, terus dia dekat dengan laut. Sama kan sama Jakarta," jelas Zita kepada wartawan di Balai Kota Surabaya, Kamis (22/10/2020).

Baca juga : Pemprov DKI Jakarta Sebut Sistem Peringatan Dini Banjir Sudah Berjalan

"Tapi bedanya Surabaya lebih parah, dia di antara permukaan laut hanya 5 meter, kalau di Jakarta masih 50 meter. Jadi ini sebenarnya lebih parah dari Jakarta. Jadi kalau kita lihat banyak kesamaan. Panas juga tapi kalau sekarang sudah nggak, karena hijau semua, pohon semua (Surabaya)," sambungnya.

Dari situ, Zita mengaku mendapat banyak masukan dan teknik terkait penanggulangan banjir dari Surabaya. Tips dan teknik itulah yang kemudian akan dibawa pulang ke Jakarta.

"Tadi masukannya banyak ya tips teknik menanggulangi banjir. Mulai dari sistem integrasi sampai pembangunan infrastruktur. Sampai flat manajemen sistemnya itu kita bawa pulang semua ke Jakarta. Banyak, semua harus dicontoh tapi yang patut dicontoh itu kerja nyatanya," lanjut Zita.

Setelah melakukan kunjungan ke berbagai kota termasuk Surabaya, Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta akan segera membuat rekomendasi untuk Pemprov DKI Jakarta.

"Iya kita dari DPRD akan bikin rekomendasi untuk program dan anggaran banjir. Ikutilah rekomendasi dari DPRD. Kalau masih gak mau ikut, ya biar warga DKI yang menilai. Yang penting jangan salahkan DPRD, nanti DPRD katanya menganggarkan yang enggak-enggak. Kita sudah bikin rekomendasi, kita sudah belajar dari mana-mana. Ini rekomendasinya, silahkan mau dijalankan apa enggak," tambah Zita.

Zita juga menyinggung soal perbedaan anggaran penanggulangan banjir di Jakarta dan Surabaya yang berbeda jauh. "Jauh ya kalau di Surabaya kecil Rp 500 miliar. Kalau di Jakarta sampai triliunan," ungkap Zita.

"Ini aja mau dapat pinjaman ekonomi untuk banjir, jumlahnya kurang lebih Rp 5 triliunan. Kita dari DPRD sayang kalau yang sebanyak itu tidak digunakan menanggulangi banjir. Makanya kami dari pansus banjir memberikan rekomendasi mana yang dikerjakan dan mana yang tidak, mana yang menanggulangi banjir mana yang tidak," pungkas Zita.

TAG TERKAIT :
Pemprov DKI Jakarta Banjir Jakarta Surabaya Penanganan Banjir Pansus Banjir DKI Jakarta

Berita Lainnya