News

Kemlu : Ada Sebanyak 396 Pengungsi Rohingya yang Ditampung Indonesia Sepanjang 2020

Aisyah Isyana - 23/10/2020 00:11

Beritacenter.COM - Sepanjang tahun 2020, Kementerian Luar Negeri mencatat telah menerima 396 pengungsi dari etnis Rohingiya. Persoalan terkait etnis Rohingya dinilai tak akan selesai, jika tak tercipta situasi di Myanmar.

"Terkait pengungsi Rohingya, kontribusi Indonesia untuk penyelesaian penanganan masalah terus berlanjut di masa pandemi ini. Sepanjang tahun 2020, atas dasar kemanusiaan, Indonesia telah menampung sementara dua rombongan pengungsi Rohingya dengan jumlah total 396 orang," kata Menlu Retno Marsudi, di konferensi pers virtual, Kamis (22/10/2020).

Baca juga : Jakarta-Surabaya Mirip, Pansus DKI Akan Contoh Kerja Nyata Risma Tangani Banjir

Menurutnya, kondisi itu tak akan pernah selesai jika tak ada situasi kondusif di Rakhine State. Untuk itu, Retno mendorong agar pemerintah Myanmar dapat segera menyelsaikan konflik yang terjadi.

"Indonesia secara konsisten menyampaikan bahwa isu pengungsi Rohingya tidak akan selesai jika akar masalah tidak diselesaikan, yaitu terciptanya kondisi kondusif di Rakhine State agar repatriasi yang sukarela, aman dan bermartabat dapat segera dilakukan. Myanmar adalah rumah mereka," ujarnya.

"Pemerintah Myanmar harus terus berusaha menciptakan kondisi kondusif di Rakhine State. Tanpa kondisi ini, apa pun yang akan dilakukan negara lain tidak akan mampu menyelesaikan masalah," paparnya.

Dalam hal ini, Retno memastikan jika Indonesia akan secara konsisten memberi perhatian terhadap penyelesaian konflik di Rohingya melalui berbagai saluran, entah lewat bilateral, regional melalui ASEAN, dan multirateral.

Retno menyebut Indonesia turut memegang peranan penting dalam pendanaan bagi Sekretarian ASEAN untuk menjalankan rekomendasi Preliminary Needs Assessment (PNA), dan terus menyiapkan diri bagi kemungkinan pengiriman Comprehensive Needs Assessment (CNA).

TAG TERKAIT :
Etnis Rohingya Pengungsi Rohingya Retno Marsudi Kemlu Konflik Rohingya

Berita Lainnya