Opini

DEMO SEGENCAR APAPUN AKAN SIA-SIA TANPA DUKUNGAN RAKYAT

Indah Pratiwi Budi - 23/10/2020 12:18
Ditulis oleh : JA Setiawan Girsang

Demo 1998 digelar utk menumbangkan rezim korup, dan berhasil karena rakyat mendukung. Sebaliknya, demo 2020 dirancang utk menumbangkan pemerintah yg melahirkan Omnibus Law yang tujuannya antara lain untuk mengikis habis korupsi birokrasi.

Alih-alih mendukung, rakyat justru resah dan muak. Karena selain tidak menyuarakan aspirasi mereka, aktivitas sosial ekonomi rakyat juga sangat terganggu.

Demo 1998 digerakkan oleh aktivis tulen dan cerdas yang daya tahannya sudah teruji di bawah tekanan rezim yang represif. Sementara demo 2020 digerakkan oleh elit mahasiswa penikmat uang yang digelontorkan gerombolan perampok negeri yang berkolaborasi dengan beberapa orang yang merasa paling pantas jadi presiden.

Dari sisi niat, kualitas dan militansi, kedua demo itu ibarat bumi dengan langit.

Demo 2020 akan dikenang sebagai demo terbodoh di sepanjang sejarah republik ini. Karena demo akan berakhir tanpa hasil apa-apa, kecuali kerusakan dan luka disana-sini.

 

TAG TERKAIT :
Omnibus Law RUU Cipta Kerja UU Cipta Kerja Cipta Kerja Demo Omnibus Law Demo UU Cipta Kerja

Berita Lainnya

Mengejek Adzan

Opini 03/12/2020 14:04

Azan Petamburan

Opini 02/12/2020 14:00