News

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Demo Terkait Perusakan Mobil Dinas Bina Marga Sumut

Aisyah Isyana - 24/10/2020 00:31

Beritacenter.COM - Polisi menetapkan tiga pria berinisial MHB (21), FH (25), dan JO (23) sebagai tersangka perusakan mobil dinas Bina Marga Sumatera Utara. Aksi perusakan itu diduga tercadi saat rusuh demo tolak omnibus law UU Cipta Kerja.

"Pasal 170 dan/atau Pasal 406 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," ucap Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko lewat keterangan tertulis dari Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing, Jumat (23/10/2020).

Baca juga : Cegah Penularan COVID-19, Pekerja Kantor Pergi-Kembali dari Luar Kota Diminta Lapor ke Satgas

Menurutnya, aksi perusakan terhadap mobil dinas itu diduga terjadi saat demo omnibus law, Kamis (8/10) lalu. Aksi perusakan itu diduga terjadi di sekitar Jalan Gedung, Arca, Medan.

Aksi perusakan itu disebut terjadi saat mobil dinas berpapasan dengan massa demo omnibus law. Tak butuh waktu lama, massa sekira 20 orang langsung mengejar dan merusak mobil itu dengan batu dan kayu. Kerugian akibat aksi perusakan ini ditafsir mencapai Rp10 juta.

Penangkapan terhadap pelaku MHB dilakukan polisi di sekitara Bundaran SIB, Jalan Gatot Subroto, Rabu (21/10). Dia ditangkap saat tengah mengikuti aksi demo tolak omnibus law.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka MHB mengakui perbuatannya dengan peran mengikuti tersangka FH alias DB dan JO mengejar satu unit mobil pikap warna hitam yang untuk dibawa ke tempat terjadinya perusakan mobil," tuturnya.

Martuasah menyebut MHB menutup mobil dengan spanduk putih dan meletakkan batu di mobil tersebut. Setelahnya, mobil itu dibawa ke salah satu kampus swasta dan diduga dirusak ditempat tersabut.

"Setelah dirusak di mana tersangka MHB naik di belakang mobil tersebut," ucap Martuasah.

Dalam kasus ini, polisi juga menungungkap sejumlah foto dan rekaman CCTV saat insiden itu terjadi. Saat ini, pol;isi masih memburu pelaku FH dan JO.

TAG TERKAIT :
Polrestabes Medan UU Cipta Kerja Rusuh Demo Tolak Omnibus Law Demo Omnibus Law

Berita Lainnya