Opini

Pendakwah Adalah Pejuang Di Jalan Agama, Bukan Mengumbar Kebencian dan Caci Maki

Indah Pratiwi Budi - 26/10/2020 14:36

Perdana menteri Pakistan, Imran Khan, meminta agar semua masjid tidak mengadakan shalat jamaah akibat pandemi. Seketika semua pendakwah meradang, mencaci maki pemerintah yang dianggap terlalu percaya kepada konspirasi barat tentang Covid-19.

Banyak orang Pakistan menolak untuk shalat di dalam rumah mereka, dengan mengatakan bahwa agama lebih penting dari apapun. Pihak pemerintah menyerah dan tidak mampu berbuat apa-apa. Hasilnya, klaster-klaster baru bermunculan di hampir semua masjid dan angka terpapar Covid-19 di Pakistan meninggi seketika.

Kali ini giliran pendakwah yang diserang. Para pemuda melakukan gerakan untuk menuntut agar para pendakwah membuka mata, bahwa bertahan hidup dan berusaha menghindar dari wabah penyakit jauh lebih penting - agama menganjurkannya.

"Agama terlihat otoriter di tangan orang yang hanya pandai bicara, dibanding ketinggian ilmunya," kata Chaudary, menteri sains dan teknologi Pakistan.

"Agama semakin kehilangan daya tarik, membuat pemuda semakin menjauh dari agama jika para pendakwah menganggap agama selalu berada di bawah kemauannya," tambahnya lagi.

Para pendakwah adalah pejuang di jalan agama. Di tangan orang-orang berilmu dan berakhlak baik, agama bisa menjaga kelangsungan peradabannya. Tapi jangan salah, di tangan para pendakwah, agama juga bisa kehilangan pemeluknya.

Ketika para pendakwah menampilkan agama secara antagonis, maka tak akan ada lagi yang tertarik untuk mendekatinya. Kebencian dan caci maki atas nama agama, cukuplah membuat orang jadi takut dan alergi, terutama bagi mereka yang baru saja mau berkenalan dengan agama.

Agama yang damai dan toleran, semakin lama akan semakin menarik bagi manusia. Populasi bumi yang semakin pepak, membuat manusia haus akan kesejukan dari ruang-ruang spiritual. Pada situasi ini, manusia akan mencari agama-agama, kata Chomsky.

Oleh karenanya, mereka yang merasa berjuang atas nama agama tapi dengan cara mengumbar kebencian dan caci maki, sejatinya sedang membakar agamanya sendiri. Itulah juga mengapa, kita setuju saja jika kelompok pendakwah semodel ini dipenjara atau dibiarkan pergi sejauh mungkin dari bumi pertiwi. Jika perlu, janganlah kembali lagi.

TAG TERKAIT :
Agama Agama Islam Indahnya Islam

Berita Lainnya