News

Polda Metro Deteksi dan Antisipasi Kemunculan Kelompok Anarko di Demo Omnibus Law

Aisyah Isyana - 28/10/2020 16:34

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Metro Jaya mengantisipasi kemunculan kelompok anarko yang berniat merusuh di demo tolak omnibus law UU CIpta Kerja hari ini. Polisi menyebut pihaknya telah mendeteksi pergerakan kelompok anarko yang hendak merusuh di aksi demo.

"Untuk mendeteksi ini betul kita sudah antisipasi. Ada beberapa tempat-tempat yang memang ada kelompok-kelompok yang akan datang ke sini melakukan kerusuhan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (28/10/2020).

Baca juga :

Lantaran telah mengantisipasi dan mendeteksi kelompok anarko, polisi akan menggelar razia guna mencegah terjadinya aksi rusuh di demo.

"Kita lakukan razia, kita amankan nantinya," imbuh Yusri.

Guna mencegah hal yang tak diinginkan terjadi, Yusri juga mengimbau ke massa aksi demo untuk mengantisipasi penyusup di kelompoknya. Dia berharap, massa mahasiswa dan buruh tak terpancing dan terprovokasi oleh aksi anarkis para penyusup.

"Kepada teman-teman yang akan melaksanakan unjuk rasa. Jangan sampai terprovokasi, jangan sampai ada provokator masuk ke dalam situ," tutur Yusri.

Guna mengamankan jalannya demo, jajaran Polda Metro Jaya juga telah menyiapkan 12.369 personel yang disiagakan di lokasi. Para personel telah disebar dibeberapa titik demo, seperti di kawasan Patung Kuda, Gedung DPR/MPR, dan Tugu Proklamasi.

Dalam aski demo tolak omnibus law hari ini, diperkirakan ada 4.000 peserta aksi gabungan dari mahasiswa dan elemen buruh. Mereka berunjuk rasa guna menyuarakan penolakan terhadap UU Cipta Kerja yang telah disahkan pemerintah.

TAG TERKAIT :
Polda Metro Jaya Demo Buruh Demo Tolak Omnibus Law Anarko Demo Tolak UU Cipta Kerja

Berita Lainnya