News

PDIP DKI ke Anies : Rencana Tangani Banjir 6 Jam Surut Oke.. Tapi Mustahil!

Itu rencana sih oke, tapi realisasi untuk menepati janji 6 jam itu sih mustahil,

Aisyah Isyana - 06/11/2020 08:57

Beritacenter.COM - Meski tak memungkiri jika rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menangani banjir selama 6 jam itu baik, DPRD Fraksi PDIP menyebut realisasi rencana itu mustahil untuk dilakukan.

"Itu rencana sih oke, tapi realisasi untuk menepati janji 6 jam itu sih mustahil," kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono saat dihubungi, Kamis (5/11/2020).

Baca juga : 

Menurutnya, hal itu mustahil dilakukan lantaran Anies selama 3 tahun menjabat sebagai Gubernur tak pernah menjalankan program penanganan banjir. Gembong menyebut belum ada satupun program penanganan banjir yang dieksekusi oleh Anies.

"Kenapa saya katakan mustahil, karena selama 3 tahun Anies memimpin DKI, belum ada satupun program penanganan banjir yang sudah dieksekusi," ucapnya.

Dia juga menyinggung soal program andalan Anies, yakni normalisasi sungai dan drainase vertikal yang belum maksimal terealisasi. Gembong menilai sejumlah program penanganan banjir Anies terbelenggun oleh janji kampanye lainnya.

"Program unggulannya naturalisasi kali, belum dieksekusi, masih sebatas wacana, program drainase vertikal yang dijanjikan sekian juta belum juga maksimal dilaksanakan. Kenapa program naturalisasi belum dapat dieksekusi, karena terbelenggu dengan janji kampanye bahwa Anies tidak mau melakukan penggusuran pemukiman warga di bantaran sungai," ujarnya.

Untuk itu, Gembong mengimbau Anies agar dapat lebih konsisten dalam melaksanakan program penanganan banjirnya. Dia juga berharap Anies dapat mengambil terobosan dengan menyelamatkan dan memfasilitasi warga-warga yang nantinya akan terdampak penggusuran lantaran bermukim di bantaran sungai.

"Kalau Anies mau menuntaskan penanganan banjir, langkah utama yang harus dilakukan adalah penataan pemukiman di bantaran sungai, bahkan Anies harus berani mengambil langkah terobosan untuk menata daerah-daerah yang posisinya memang di bawah permukaan sungai-sungai di ibu kota, sebelum itu dilakukan pemprov harus terlebih dahulu menyediakan yang layak bagi warga yang terdampak dari penataan pemukiman disekitar bantaran sungai," sebut Gembong.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya berharap banjir dapat surut dalam waktu 6 jam, menyusul curah hujan yang deras belakangan ini. Dia meminta agar jajaran tetap siaga dalam mengantisipasi banjir di Jakarta.

Harapan Anies soal banjir di Jakarta dapat surut dalam 6 jam turut mendapat kritik dan apresiasi dari anggota DPRD di Kebon Sirih, Anies kemudian menjelaskan cara menyurutkan banjir selama 6 jam yang dimaksudnya.

"Curah hujan tinggi, kita lakukan antisipasi dengan kerukan waduk-waduk itu intensif sekali. Anda bisa saksikan waduk-waduk Jakarta pengerukannya intensif sekali. Kemudian pembersihan semua saluran-saluran itu dilakukan. Ketiga, organisir kegiatan antar instansi pemerintah bila terjadi banjir," ujar Anies di Menara Rajawali, Jakarta Selatan, Kamis (5/11/2020).

TAG TERKAIT :
Banjir Jakarta Anies Baswedan PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono

Berita Lainnya