News

Ini Penjelasan Polisi soal Bubarkan Aksi Dukungan Nikiata Mirzani di HI

Aisyah Isyana - 15/11/2020 10:40

Beritacenter.COM - Sejumlah massa melakukan aksi dukungan terhadap artis Nikita Mirzani, di Bundara HI, Jakarta Pusat. Namun, aksi itu harus dibubarkan petugas atas dasar beberapa alasan.

"Itu aksi di HI pendukung Nikita, kita imbau untuk tidak ada aksi, karena pertama tidak ada STTP (surat tanda terima pemberitahuan), kedua aksi demo tidak boleh malam hari dan HI tidak boleh untuk demo," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto kepada wartawan, Minggu (15/11/2020).

Baca juga : Tak Takut Diancam Dikepung 800 Laskar Pembela Ulama, Hotman Paris Juluki Nikita sebagai "RATU NYALI"

Dalam hal ini, Heru menegaskan aksi dibubarkan bukan karena penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Heru bahkan menyebut kenapa beberapa aksi demo lainnya diperbolehkan di masa PSBB transisi.

"Jadi bukan masalah PSBB ya. Kemarin-kemarin aksi/demo tolak omnibus law kita layani, tapi siang hari dan di Patung Kuda (bukan Bundaran HI)," katanya.

Sekedar diketahui, aksi demo dukungan terhadap artis Nikita Mirzani sempat tetap berjalan pada Sabtu (14/11) malam. Massa aksi pindah lokasi dari kawasan Bundara HI ke Silang Monas. Aksi massa itu didominasi oleh ibu-ibu paruh baya berpakaian merah, dihadiri sekira lebih 50 peserta yang menyalakan lilin.

Sempat terjadi momen salah satu peserta aksi yang bersitegang dengan petugas di lokasi, lantaran diminta untuk membubarkan diri. Kendati begitu, aksi tetap berlangsung hingga pukul 21.30 WIB, sebelum akhirnya dibubarkan petugas.

Munculnya aksi bela Nikita Mirazani itu bermula dari perang cuitan (tweet war) Nikita dengan Ustaz Maaher At-Thuwailibi. Hal ini terjadi setelah Nikita Mirzani mengomentari kepulangan Habib Rizieq Syihab dari Saudi yang disambut kerumunan massa pendukungnya.

"Gara-gara Habib Rizieq pulang sekarang ke Jakarta, penjemputannya gila-gilaan. Nama habib itu adalah tukang obat. Screenshot! Nah nanti banyak nih antek-anteknya mulai nih, nggak takut juga gue," ujar Nikita di Instagram Stories.

Baca juga : Lontarkan Kata-Kata Tak Senonoh ke Nikita, Ustadz Maaher Jadi Bully-an Netizen

Komentar Nikita Mirzani itu mendapat kecaman dari pendukung Habib Rizieq, Ustaz Maaher At-Thhuwalibi. Dia bahkan menyebut akan mengerahkan 800 orang untuk menggeruduk rumah Nikita Mirzani, jika Nikita tak membuat klarifikasi dan meminta maaf.

"Kepada Saudari Nikita Mirzani yang sudah menyudutkan dan merendahkan imam besar kami Habib Rizieq dengan sebutan tukang obat, tidak layak seorang muslimin dan muslimat yang mengaku beriman kepada Allah dan Rasulnya menghina seorang ulama, apalagi beliau adalah cucu dari para cucu baginda Rasulullah SAW. Kalau kita tidak bisa menjadi orang saleh, setidaknya jangan memusuhi orang-orang saleh," ujar Maaher.

"Kepadamu l** oplosan, penjual s*** saya imbau 1x24 jam kau tidak melakukan klarifikasi dan permintaan maaf di depan publik secara terbuka saya Maaher At-Thuwailibi secara terbuka bersama 800 laskar pembela ulama akan mengepung rumahmu. Saya serius, saya tidak main-main, kita lihat apa yang terjadi. Darah kami kucurkan untuk membela kehormatan cucu Rasulullah SAW," lanjutnya.

TAG TERKAIT :
Nikita mirzani Habib Rizieq Syihab Polres Metro Jakarta Pusat Ustadz Maaher Aksi Bela Nikita

Berita Lainnya