Nasional

Mahfud MD Rilis Data Pelanggaran Prokes di Pilkada 2020 : 2,2 Persen Dari 73,500 Ribu Event

Baharuddin Kamal - 23/11/2020 22:20
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD.

Beritacenter.COM - Menko Polhukam Mahfud MD merilis data terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan (prokes) hingga hari ke-59 masa kampanye Pilkada Serentak 2020. Dia menyebutkan, pelanggaran protokol kesehatan pada tahapan Pilkada Serentak 2020 hanya sebesar 2,2%, dari sekira 73.500 gelaran acara.

"Ada pelanggaran protokol kesehatan terjadi sebanyak 2,2 persen, dari 73,500 ribu event, itu pelanggarannya kira-kira 1.510 protokol kesehatan, itupun yang kecil-kecil, misalnya lupa pakai masker, jumlah di ruangan lebih dua orang, dan sebagainya,’’ kata Mahfud dalam keterangannya, Senin (23/11/2020).

Dari keterangan Mahfud MD, pihaknya juga telah menindak sejumlah kasus pelanggaran yang ditemukan. Adapun pidana khusus terkait pilkada berjumlah 16 kasus.

‘’Yang diproses pidana khusus untuk Pilkada ada 16 tindak pidana yang sekarang dalam proses penyidikan, penyidikan dan juga sudah dalam proses peradilan juga. Jadi jangan bilang bahwa tidak ada tindakan. Semua sudah ditindak, ada yang melanggar protokol, ada yang diperingatkan langsung berubah, kemudian ada yang diproses pidana, dan sebagainya," katanya

Selain itu, dia juga meminta kepada seluruh pasangan calon dan tim kampanye agar tertib dalam menjalankan protokol kesehatan. Jika melanggar, kata Mahfud, sanksi yang diberikan bisa diskualifikasi.

‘’Jangan main-main kepada paslon dan tim kampanye nya, karena kalau melakukan pelanggaran protokol kesehatan kami tindak, seperti yang lain, bahkan sampai diskualifikasi, tergantung pada kapasitas pelanggarannya,’’ ujarnya.

Mahfud MD pun meminta agar masyarakat mendukung pelaksanaan Pilkada, karena momen Pilkada hanya lima tahun sekali. Menurutnya, setiap individu dapat menentukan pemimpin mereka sendiri.

‘’Kita juga mohon agar masyarakat diberi pemahaman, agar berpartisipasi di dalam pilkada, karena lima tahun pemimpin akan ditentukan oleh pilihan mereka sendiri,‘’ ungkapnya.

TAG TERKAIT :
Berita Center Mahfud MD Pilkada Serentak 2020 Menko Polhukam Mahfud Md Protokol Kesehatan Pelanggaran Prokes

Berita Lainnya