News

Hebat ! Ini Nama Lima Mahasiswa Airlangga yang Berhasil Ciptakan Hand Sanitizer dari Limbah Nasi

Baharuddin Kamal - 23/11/2020 23:58
Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Airlangga berhasil menciptakan formula hand sanitizer alami berbahan dasar limbah nasi. Formula hand sanitizer berbahan dasar limbah nasi ini ditemukan oleh lima mahasiswa dari Prodi D3 Teknologi Laboratorium Medis.

Kelima mahasiswa itu yakni Yasmin Auliya Hylmi, Annisa Maulidya, Ajeng Dilla Lestari, Hilda Rachmania Panglipurning dan Silvia Eka Kurniawati.

“Kami berhasil menciptakan formula bioetanol dari nasi basi dengan penambahan ekstrak daun kemangi yang berpotensi sebagai inovasi hand sanitizer alami,” kata Yasmin Auliya Hylmi, Ketua Tim Mahasiswa, Senin (23/11/2020).

Dia menyebutkan, zat bioetanol yang terkandung dalam nasi basi dengan penambahan ekstrak daun kemangi itu efektif membunuh berbagai mikroba. Seperti bakteri dan jamur termasuk coronaviruses.

Selain itu, katanya, formula buatan mahasisa Universitas Airlangga tersebut memiliki sejumlah keunggulan. Pertama, tidak mengandung metanol. Sehingga tidak menimbulkan efek toksisitas. Selanjutnya, bahan dasar yang digunakan alami. Formula tersebut juga murah. Pasalnya, hand sanitizer ini berbahan dasar limbah. Meskipun dari limbah, formula tersebut efisien digunakan.

Selanjutnya, kandungan itu tidak hanya berperan sebagai antibakteri, tetapi juga sebagai anti virus dan anti fungi.

“Kami menggunakan metode destilasi bertingkat serta peragian untuk mendapatkan kadar bioetanol dari limbah nasi. Takarannya sesuai dengan kadar efektif hand sanitizer, yakni sekitar 60 hingga 80 persen,” jelasnya.

Sementara itu, ekstraksi daun kemangi dilakukan menggunakan metode maserasi. Pelarut dengan tingkat kepolaran tertentu digunakan agar mendapatkan ekstrak yang diharapkan. Finalisasi uji fitokimia juga telah dilakukan.

Yasmin menambahkan, ide memanfaatkan limbah nasi itu muncul lantaran tidak sedikit nasi yang terbuang secara cuma-cuma dari warung makan. Selain itu, fasilitas cuci tangan di era pandemi masih minim.

“Kami mencoba menggabungkan beberapa masalah tersebut untuk mendapatkan satu solusi yang kami harap efektif sebagai penyelesaian,” ujar mahasiswa Universitas Arilangga ini .

Gagasan yang tercipta itu diikutsertakan dalam Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) 2020. Setelah melalui persaingan yang cukup ketat, Yasmin dan timnya berhasil membawa pulang Juara LKTI Sub Kategori Saintek Inovasi Bioekonomi.

TAG TERKAIT :
Berita Center Virus Corona Hand Sanitizer Pandemi COVID-19 Universitas Airlangga

Berita Lainnya