News

Pangdam Jaya : Saya Tak Pernah Memusuhi Habib Rizieq-FPI, Mereka Saudara Kita

Saya tak pernah mengajak bahwa FPI atau yang lain itu sebagai musuh, tidak ada, atau Habib Rizieq juga sebagai musuh, juga tidak ada. Itu saudara-saudara kita

Aisyah Isyana - 25/11/2020 15:41

Beritacenter.COM - Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengaku sama sekali tak pernah menanggap FPI dan Habib Rizieq Syihab sebagai musuh. Dia juga menegaskan dirinya juga tak pernah mengajak orang lain untuk membenci FPI-Habib Rizieq. Menurutnya, baik FPI maupun Habib Rizieq sama-sama sebagai saudara kita.

"Alangkah ada baiknya kalau ada mediasi yang berdialog dihadiri oleh seluruh komponen ya. Saya tak pernah mengajak bahwa FPI atau yang lain itu sebagai musuh, tidak ada, atau Habib Rizieq juga sebagai musuh, juga tidak ada. Itu saudara-saudara kita," kata Dudung dalam acara 'Ngopi Bareng Pangdam Jaya' di Markas Kodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur, Rabu (25/11/2020).

Baca juga : Tepis Anggapan Penurunan Baliho HRS Perintah Pemerintah, Pangdam : Itu Perintah Saya, Inisiatif Saya!

Dudung menyebut Habib Rizieq sebagai orang yang berilmu dan luar biasa. Dia menegaskan jika pihaknya hanya memusuhi segala ucapan yang memperkeruh persatuan dan kesatuan.

"Yang justru, yang kita musuhi adalah ucapan-ucapan yang mengajak dan yang nantinya akan memperkeruh persatuan dan kesatuan bangsa, itu. Kalau Habib Rizieq-nya, ya Habib Rizieq orang-orang berilmu dan sebagainya, luar biasa ya," tutur Dudung.

Dalam hal ini, Dudung mengaku tak memusuhi Habib Rizieq, namun mewaspadai adanya ucapan yang mengajak revolusi. Menurutnya, ucapan itu dapat membuat retak persatuan dan kesatuan bangsa.

"Tidak kemudian kita bermusuhan dengan dia tidak, yang kita waspadai, yang kita tidak berikan izin itu adalah ucapan dan tindakannya itu yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa," tutur Dudung.

"Ya tidak kepada individunya dan sebagainya, tapi itu yang mengajak revolusi dan sebagainya itu yang kita hindarkan, sehingga saya harus tegas bukan karena orangnya, tetapi karena ajakan-ajakan yang sudah mempengaruhi retaknya persatuan dan kesatuan bangsa ini yang harus kita jaga," imbuhnya.

Baca juga :Singgung Pemubaran FPI, Pangdam Jaya : Saya Peringatkan, Jangan Coba Ganggu Persatuan!

Sekedar diketahui, belakangan ini intruksi Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abrdurachman ke jajaran untuk mencopot sejumlah baliho Habib Rizieq menjadi sorotan publik. Dudung mengaku tak masalah jika nantinya akan muncul kritik terkait intruksinya mencopot baliho Rizieq.

"Kritikan itu paling sedikit, yang dukung banyak, dukungnya lebih banyak, yang mengkritik itu tidak tahu perjalanan ceritanya bagaimana penurunan baliho," tutur Dudung kepada wartawan, di Kodam Jaya, Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan, Jakarta Timur, Senin (23/11).

Dudung menyebut penurunan baliho Habib Rizieq telah dilakukan personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP sejak 2 bulan lalu. Hanya saja, kala itu memang Satpol PP lah yang lebih banyak bergerak, hingga akhirnya dihadang oleh anggota FPI.

"Diadang oleh FPI kemudian didemo suruh pasang lagi," jelas Dudung.

"Lah emang dia siapa? Dia ini siapa organisasi apa? Kok pemerintah yang jelas-jelas Pol PP kok ya, pemerintah itu jelas organisasinya ya, strukturnya sudah jelas, kok bisa takut mereka (Pol PP), mereka (FPI) itu siapa? Saya tidak ingin ada keresahan-keresahan dengan membuat aturan-aturan yang menurut dianya sendiri, ini negara hukum harus ada ketetapan hukum yang benar," imbuh Dudung.

TAG TERKAIT :
Satpol PP TNI-POLRI Habib Rizieq Pangdam Jaya Baliho Habib Rizieq Dicopot Baliho Rizieq Dicopot Dudung Abdurachman

Berita Lainnya