News

HRS Tolak Publikasi Hasil Swab, Satgas COVID Bogor Bicara Pendataan Jumlah Pasien

Kami tekankan, sekali lagi, kami dari Satgas COVID Kota Bogor tidak pernah mem-publish data pasien. Ini jadi reminder bagi kita semua bahwa kami tidak pernah mem-publish data pasien. Kepentingan kami adalah untuk mencatat data jumlah pasien yang memang masuk ke Kota Bogor, dirawat di Kota Bogor

Aisyah Isyana - 29/11/2020 08:30

BeritacenterCOM - Satgas COVID-19 Kota Bogor angkat bicara soal Habib Rizieq Syihab yang menolak untuk memplublikasikan hasil test swabnya dengan alasan di lindungi undang-undang. Satgas menyebut kepentingan mengetahui hasil test swab pasien guna melakukan pendataan jumlah pasien di Kota Bogor.

"Kami tekankan, sekali lagi, kami dari Satgas COVID Kota Bogor tidak pernah mem-publish data pasien. Ini jadi reminder bagi kita semua bahwa kami tidak pernah mem-publish data pasien. Kepentingan kami adalah untuk mencatat data jumlah pasien yang memang masuk ke Kota Bogor, dirawat di Kota Bogor," kata Ketua Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas COVID-19 Kota Bogor Agustian Syah kepada wartawan, Sabtu (28/11/2020).

Baca juga :

Sebagaimana diketahui, Habib Rizieq sempat dirawat di RS UMMI Kota Bogor. Menyikapi hal itu, Satgas COVID-19 Bogor mengasumsikan Habib Rizieq sebagai orang dalam pemantauan (ODP) Corona, mengingat belakangan munculnya klaster Petamburan.

"Dengan asumsi yang bersangkutan adalah ODP, kenapa kita bilang ODP? Karena, yang bersangkutan dari klaster Petamburan ada ter-update ada 34 yang positif. Maka kita minta kepada yang bersangkutan melakukan swab," ungkap Agustian Syah.

Agustian mengaku pihaknya sangat menghargai privasi pasien yang tak ingin identitasnya dipublikasikan. Dia memastikan pihaknya tak pernah mempublikasikan data pasien Corona.

"Surat terakhir dari pasien meminta kepada ketua Satgas yang (menyatakan) keberatan apabila data di-publish, itu adalah hak pasien. Kami sangat menghargai privasi pasien dan kami di Satgas tak pernah mem-publish data pasien," katanya.

Satgas COVID-19 Kota Bogor meminta Habib Rizieq agar kooperatif dan mau melakukan swab, dengan tujuan agar kedepannya dapat segera mengambil langkah yang berkaitan dengan kondisi kesehatan Habib Rizieq.

"Kita hanya meminta sinergi dan kolaborasi untuk mencatat dan mengetahui untuk ambil sikap yang tepat dalam mengambil langkah selanjutnya," tuturnya.

Sekedar diketahui, pihak FPI mengklaim jika Habib Rizieq telah melakukan swab test mandiri oleh tim medis Mer-C. Kendati begitu, Satgas COVID-19 Kota Bogor tak mendapatkan informasi dari pihak Mer-C.

"Dari tim Mer-C pun tidak pernah menyampaikan hasilnya kepada Satgas. Kewajiban menyampaikan hasil swab test ada pada rumah sakit. Kami tekankan rumah sakit berkewajiban menyampaikan hasil swab test kepada Satgas COVID-19 Kota Bogor," tandasnya.

TAG TERKAIT :
Habib Rizieq Habib Rizieq Shihab Virus Corona Pandemi COVID-19 Swab Test Satgas COVID-19 Kota Bogor

Berita Lainnya