Opini

Ketegasan Bima Arya Soal Rizieq Menampar Ridwan Kamil dan Tenggelamkan Anies

Indah Pratiwi Budi - 01/12/2020 10:00
Oleh : Salmin Khan

Saya ingin mencoba meramal dari treckrecord Bima Arya memiliki potensi menjadi presiden RI entah periode keberapa nanti. Dibandingkan Ridwan Kamil dan Anis jauh lebih baik Bima Arya, entah kenapa saya melihat Bima Arya dan Jokowi memiliki persamaan.

Sebelum menjadi politikus iya seorang dosen di berbagai kampus, semenjak itu saya kagum dan fans pada anak bangsa yang satu ini. Kemudian semenjak jadi walikota Bima Arya sering melakukan StudyTours di kota solo dan membangun komunikasi politik yang baik dengan jokowi tentang bagaimana keberhasilan jokowi membangun daerah dan negara.

Semenjak itu Bima Arya terlihat memiliki Kharismatik akan menjadi tokoh besar dikemudian hari dan mampu bersaing dengan tokoh-tokoh yang ada. Terlihat kini Bima Arya sebagai Wali Kota ketegasan mengalahkan gubernur-gubernur di daerah lain.

Wali Kota Bogor Bima Arya, pernah mengungkap ketidakbecusan Anies sebagai gubernur. Ketika heboh Anies menyatakan menarik rem darurat, dan sok jadi koordinator untuk para kepala daerah se-Jabodetabek. Bulan September lalu itu ya. Pasca rapat dengan Anies, dan kepala daerah lain se-Jabodetabek, Bima Arya pun mengungkap minusnya Anies. Yakni belum koordinasi dengan pemerintah pusat dan belum punya konsep yang jelas. Hahaha… Anies malu dong, sama Wali Kota Bogor saja kalah kompetensinya.

Sekarang, Bima Arya kembali membuktikan bahwa dirinya lebih bisa dan berkompeten dalam memimpin ketimbang Anies. Ini terkait soal Rizieq. Nah, Rizieq ini memang terlihat licik. Katanya kan lagi nggak sehat. Begitu banyak rumah sakit di Jakarta, dia malah kabur eh mendatangi rumah sakit di Bogor, RS Ummi. Yang punya Bogor mestinya waspada, karena di Petamburan kan sudah ada yang positif tuh pasca acara Rizieq di sana. Mungkin Bima Arya juga kesel sih, bagian sehat di Jakarta, pas lagi gak sehat larinya ke Bogor. Bawa-bawa masalah aja.

Saya lihat bahwa di awal, Bima Arya tampak tidak mau grasa grusu soal Rizieq ini. Dia pun masih sebatas mengecek keberadaannya dan menyampaikan kepada media bahwa Rizieq di RS Ummi bukan karena dirujuk akibat kena Covid-19. Pernyataan ini menimbulkan kesan seakan Bima Arya jadi “jubir” bagi Rizieq.

Padahal ternyata Bima Arya tetap mengusahakan agar Rizieq menjalani tes PCR/swab. Dengan membicarakannya dengan pihak rumah sakit dan minta pihak RS bicara dengan pihak keluarga Rizieq Sumber. Kepastiannya dia peroleh pada Jumat pagi kemarin (27/11).

"Tadi pagi kami mendapatkan respon bahwa beliau berkenan (untuk tes PCR), tetapi akan berkonsultasi dulu kepada dokter pribadinya yang akan datang dari Jakarta," kata Bima. Bima berharap pada Jumat pagi, tes PCR sudah bisa dilakukan. Tujuannya jelas, buat keselamatan para tenaga kesehatan di RS Ummi. "Ini mandat dari undang undang karantina daerah, pemerintah daerah punya kewajiban untuk melindungi terhadap bahaya penyebaran penyakit menular, ini mandat yang harus kita lakukan," tegas Bima.

Saya paham bahwa Bima Arya, walaupun ingin memaksakan tes PCR, namun berusaha untuk tidak di depan publik. Pasti karena mempertimbangkan agar tidak jadi kehebohan publik. Itu kan cara Bima ya, yang paham benar dengan kondisi warga Bogor. Dia tidak mau ada gejolak lah, jadi dicoba memakai cara halus dulu. Namun, ternyata, pihak Rizieq tidak ada itikad baik, alias main licik lagi.

Diungkap oleh Bima Arya, bahwa pihaknya terus berkomunikasi dengan Dirut RS Ummi dokter Andi Tatat. Hari Jumat itu diinfokan kepada Bima bahwa tim dokter pribadi Rizieq sedang OTW ke RS Ummi dan akan melakukan tes PCR. Waktu itu Bima sudah meminta agar mereka berkoordinasi karena harus disaksikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor. Lalu soal laboratorium yang memproses hasil swab harus disepakati bersama.

Namun, setelah sholat Jumat, Bima malah mendapat info bahwa Rizieq sudah di-swab, tanpa mengabari pihaknya (Dinkes dan Satgas Covid). Bahkan pihak RS Ummi mengaku tidak mengetahuinya. Belakangan diketahui publik bahwa yang melakukan tes PCR adalah MER-C yang tidak terdaftar di Satgas Covid-19 Nasional. Waah, ini namanya apa ya? Pembangkangan? Rizieq ini masih tidak mengakui pemerintahan yang sah kan? Omongannya soal presiden ilegal belum dicabut kan?

Bima Arya memberikan teguran keras pada RS Ummi karena dianggap kecolongan soal tes PCR Rizieq itu. “Loh bagaimana bisa terjadi diswab, tapi tidak diketahui. Saya saja, Wali Kota dan Pak Kapolres, Pak Dandim ketika masuk aja harus dicek satu-satu, masa tim swab masuk enggak ketahuan masuk ke sini, jangan-jangan enggak pakai APD," kata Bima. Bima kemudian meminta agar dilakukan tes ulang terhadap Rizieq oleh Dinkes Kota Bogor, namun ditolak oleh pihak Rizieq.

Penolakan itu bikin Bima Arya kesel kali ya. “Kita kan menjalankan undang-undang. Ada mandat dari Undang-Undang karantina. Jadi Rumah Sakit UMMI itu masih wilayah NKRI Kota Bogor, wilayah saya. Engga bisa sembarang menolak. Saya akan datangi,” ujarnya kepada media. Dan memang benar, Jumat malam tadi, Bima Arya mendatangi RS Ummi dan bertemu dengan perwakilan keluarga Rizieq. Namun, tetap saja mereka menolak untuk tes ulang. Bima terus mengejar dengan meminta laporan pemeriksaan tes yang sudah ada, seperti nama dokter dan berkasnya dikirim ke lab mana. Namun pihak Rizieq hanya berkilah bahwa pemeriksaan itu sudah sesuai dengan prosedur.

Mentok memang, hasil pertemuan Bima Arya dengan keluarga Rizieq tadi malam itu. Namun, setidaknya Bima Arya sudah berusaha menerapkan aturan, sudah melakukan koordinasi, sudah mengejar hingga menemui keluarga Rizieq. Jauh lebih sigap dan becus ketimbang Anies, yang sekedar sowan ke Rizieq dan pamer foto dan jempol.

Hari ini RS Ummi dilaporkan ke Kapolda Jabar atas tuduhan menghalangi atau menghambat penanganan wabah penyakit menular. Yang melaporkan adalah Satgas Covid-19 Kota Bogor. Ini merupakan kelanjutan dari teguran dari Bima Arya. Bima Arya juga sudah menerima surat dari pihak Rizieq yang isinya tidak mengizinkan hasil tes PCR-nya diketahui oleh Pemkot Bogor. Menurut Bima pihaknya akan mengambil langkah-langkah tegas sesuai kewenangan mereka termasuk mengambil jalur hukum.

Nah, tegas kan? Ada kerjanya, ada upayanya, walaupun belum berhasil tapi sudah ada rencana ke depannya bagaimana. Beda lah sama yang di Jakarta. Kembali Bima Arya bikin Anies nampak kerdil dan tidak becus. Sama wali kota aja kalah, masih mau jadi presiden? Selalu dari kura-kura!

Sumber : Status Facebook Salmin Khan

TAG TERKAIT :
Rizieq Shihab Rizieq Rizieq Sakit Rizieq Bikin Gaduh Rizieq Kabur Dari Rumah Sakit Hasil Tes Swab Rizieq

Berita Lainnya

Sorot Mata Itu

Opini 18/01/2021 09:30