News

Polda Metro Lakukan Patroli Siber Cegah Provokasi Azan Jihad di Medsos

Secara preventif kita juga telah melakukan patroli di dunia maya untuk mencegah jangan ada akun-akun yang memprovokasi dan menciptakan kegaduhan

Aisyah Isyana - 04/12/2020 02:23

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Metro Jaya telah menangkap penyebar video azan dengan menyelipkan lafaz 'hayya alal jihad'. Guna mencegah adanya provokasi terkait video azah jihad, polisi juga melakukan patroli siber di media sosial.

"Secara preventif kita juga telah melakukan patroli di dunia maya untuk mencegah jangan ada akun-akun yang memprovokasi dan menciptakan kegaduhan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Baca juga :

Selain itu, Polda Metro juga gencar melakukan pembinaan dan edukasi langsung ke masyarkat dengan mengerahkan intelijen. "Secara preemtif kita imbau lewat media sosial dan melalui pihak Satker Binmas dan intelijen," kata Yusri.

Jika menembukan adnaya tindakan provokasi, polisi akan melakukan tindakan tegas terhadap provokator yang menimbulkan kegaduhan. "Secara penegakan hukum kita lakukan penegakan hukum yang tegas yang coba lakukan kegaduhan dan provokasi," tutur Yusri.

Sekedar diketahui, Polda Metro Jaya meringkus pria berinisial H (32) atas penyebaran video azan 'jihad' di media sosial. Pria itu ditangkap di Cakung, Jakarta Timur, Rabu (2/12), atas penyebaran video azan jihad secara masif di media sosial.

Polisi menyebut H mendapatkan video azan jihad dari grup WhatsApp Forum Muslim Cyber One atau FMCO News. Pelaku diketahui sudah bergabung dengan grup itu sejak 2017 lalu.

"Motifnya dia hanya untuk menyebarkan saja karena kami masih dalami apa grup itu. Kami masih dalami apa grup itu kemudian apa perannya di grup itu maksud dan tujuan dia menyebarkan secara masif untuk apa ini masih kita dalami," sebut Yusri.

Sejauh ini, Yusri masih belum bisa menyimpulkan apakah grup WA itu terafiliasi dalam kelompok tertentu atau tidak. Namun, Yusri memastikan jika pihaknya masih terus memprofiling grup FMCO News beserta temuan didalamnya yang telah membuat heboh publik.

"Masih kami dalami semua, masih kami profiling karena ini kan sudah membuat kegaduhan di masyarakat," tutur Yusri.

TAG TERKAIT :
Polda Metro Jaya Azan Hayya Alal Jihad Video Azan Jihad Profiling Provokator Video Azan Jihad

Berita Lainnya