News

Soroti Kerumunan, Mendagri : Jika Dibiarkan, Sama Saja Buat Masyarkat Saling Bunuh

Membiarkan kerumunan terjadi, sama saja kita membiarkan masyarakat, rakyat kita, saling bunuh satu sama lain, tapi bukan dengan senjata, (namun) dengan menularkan virus berbahaya, jangan biarkan, harus tegas, kalau tidak, (pandemi ini) tidak akan selesai

Aisyah Isyana - 04/12/2020 21:55

Beritacenter.COM - Mendagri Tito Karnavian tak hentinya mengimbau kepala daerah untuk tak membiarkan terjadinya kerumunan yang berpotensi menjadi penyebaran virus Corona. Tito menilai, membiar kerumunan sama saja dengan membuat masyarkat saling bunuh.

"Tolonglah untuk kepala daerah dan Forkopimda jangan biarkan terjadi kerumunan yang bisa menimbulkan penularan, konsisten pada perda dan perkada, khusus pilkada kita sudah tahu 50 (orang peserta) maksimal, jaga jarak, ada peraturan KPU," kata Tito saat meluncurkan Gerakan Bermasker di Gedung Mapulus, Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (4/12/2020).

Baca juga : 

"Membiarkan kerumunan terjadi, sama saja kita membiarkan masyarakat, rakyat kita, saling bunuh satu sama lain, tapi bukan dengan senjata, (namun) dengan menularkan virus berbahaya, jangan biarkan, harus tegas, kalau tidak, (pandemi ini) tidak akan selesai," sambungnya.

Pada kesempatan itu, Tito berpesan agar Provinsi Sulut dapat senantiasa menerapkan disiplin protokol kesehatan dan menjuahi kerumunan. Tito juga meminta agar peserta dalam setiap acara dapat dibatasi jumlahnya.

"Saya meminta kepada Pak Gubernur acara yang diadakan maksimal 50 orang saja, yang lainnya lebih baik virtual, yang penting pesannya sampai, kalau protokol ini diikuti maka risiko 60-70 persen akan menurun," ujarnya.

Selain itu, dia juga meminta agar tes PCR dapat dilakukan secara rutin, tertama di daerah zona merah dan oranye. Dalam hal ini, Tito menyoroti pentingnya meningkatkan kapasitas test, guna melawan penyebaran virus Corona.

"Tingkatkan 3-4 kali lipat lagi tes PCR, karena (apabila) kemampuan testing-nya rendah (itu) belum bisa menggambarkan keadaan penularan sebenarnya, sehingga kelihatannya rendah tapi sebetulnya ada dark number, tahu-tahu penularan sudah terjadi," ujar Tito.

Lebih lanjut, Tito juga menyinggung soal vaksinasi virus COVID-19 yang masih membutuhkan waktu. Tito meminta masyarkat untuk tetap bersabar dan meningkatkan kekebalan tubuh dengan mengkonsumsi vitamin, berolahraga, menjauhi stes dan menjaga pola makan.

TAG TERKAIT :
Tito Karnavian Mendagri Pilkada 2020 Virus Corona Pandemi COVID-19 Protokol Kesehatan Kerumunan

Berita Lainnya