Nasional

Gatot Minta Sebutan Kadrun dan Kampret Dihentikan, PPP: Cebong Juga, Jadi Imbang Dong!

Anas Baidowi - 17/12/2020 13:50
Wasekjen Partai PPP, Achmad Baidowi (Awiek)

Beritacenter.COM - Wasekjen Partai PPP, Achmad Baidowi atau yang kerap dipanggil Awiek menanggapi permintaan Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo untuk menghentikan sebutan 'kadrun' dan 'kampret'.

Awiek juga meminta kata 'cebong' dihentikan. Ia menegaskan bahwa tokoh bangsa harus netral, tidak memihak salah satu pihak.

"Jadi Pak Gatot jangan hanya mengimbau menghilangkan kadrun dan kampret, cebong juga harus dihilangkan. Jadi imbang dong, jangan berat sebelah. Tokoh bangsa itu harus berdiri di tengah-tengah, bukan memihak salah satu," kata Awiek kepada wartawan, Kamis (17/12/2020).

Awiek menyayangkan imbauan gatot yang hanya menghilangkan kadrun dan kampret. Menurut Awiek, sebutan-sebutan itu tak hanya pelecehan bagi Tuhan, tapi juga pelecehan sesama manusia.

"Harusnya imbauan itu berlaku semuanya. Tidak hanya pelecehan bagi Tuhan selaku pencipta ya, pelecehan sesama manusia. Masak orang baik dibilang cebong, orang baik disebut kampret atau kadrun," ucap Awiek.

"Maka sebaiknya sebutan, labelisasi, terhadap dua kelompok tersebut harus dihilangkan," tegas Awiek.

Diketahui sebelumnya, Gatot Nurmantyo meminta pengunaan sebutan kadrun dan kampret untuk dihentikan. Permintaan itu, disampaikan Gatot dalam video yang dibagikan melalui akun Instagram resminya @nurmantyo_gatot dengan narasi 'jangan merendahkan bangsaku'.

"Dalam kesempatan ini juga saya mengimbau, secara tidak sadar ataupun sadar, sengaja ataupun tidak sengaja, kita anak bangsa ini sudah merendahkan bahkan melecehkan kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan mempunyai sebutan masing-masing ada yang menyebutkan kadrun, ada yang menyebutkan kampret, itu kan nama binatang, padahal itu ciptaan Tuhan, manusia kita semua," kata Gatot dalam video

TAG TERKAIT :
Berita Center PPP Gatot Nurmantyo Achmad Baidowi Cebong Kampret Kadrun Awiek

Berita Lainnya