Peristiwa

Terkencing Kena Tulah Ahok

Indah Pratiwi - 19/12/2020 11:20
Oleh : Budi Setiawan
FOKUS : Ahok

Karena pernah mendalami teknik investigasi, saya sedikit banyak tahu bagaimana cara penyidik tarik ukur emosi si Iyee.


Pertanyaan yang bisa diulang puluhan kali ditujukan untuk mengetahui kadar emosional tersangka. Sambil mengorek fakta sebenarnya yang disembunyikan tersangka.


Kadang polisi dukung pernyataannya hingga buat Iyee yang tadinya emosi jadi turun. Trus diteken lagi hingga si iyee gelagapan.


Ibarat kata si Iyee dikasih muka sama polisi. Tapi muka itu dibuang lagi. Dikasih dibuang dan seterusnya sampai gak dikasih muka lagi.


Jangan dikira waktu sholat, makan siang, minum teh, disajikan cemilan, dikasih air mineral itu gak ada aturannya.


Semuanya diatur per sequel.


Dalam teknik investigasi itu ada jam-jamnya untuk naik turunkan emosi tersangka.

Tergantung dari bagaimana si Iyee kooperatif supaya ngaku. Kadang dibelok-belok pertanyaannya supaya si Iyee makan omongannya sendiri.

Dan dititik akhir , si Iyee dibuat kelelahan. Kemudian dibuat nyaman.

Setelah kelihatan rileks, baru dia langsung digedor dengan tuduhan yang tidak bisa dia elakkan..

Mental si Iyee langsung ambrol..

Semua kata-katanya berbalik ke dia yang menguatkan sangkaan bahwa dia memang layak ditahan.

Dia marah bukan kepalang karena merasa dibohongi oleh tindakan manis para penyidik.

Tidak heran jika diakhir penyidikan, si iyee terlihat pucat , kelelahan dan marah.

Karena tangan tidak diborgol tapi diikat dengan plastik penjepit yang terasa sakit ketika bergesekan dengan tangan. .

Beda dengan borgol dari besi yang agak nyaman.

Perlakuan yang begitu menghinakan ini membuat si Iyee terpaksa harus membela diri agar kelihatan tegar.

Dia angkat tangan yang terikat sambil teriak takbir...

Namun sia-sia . Tuhanpun sinis melihat kelakuan dia.

Sang Pencipta telah memilih dia sebagai orang kesekian yang mesti kena tulah mantra Ahok yang terdzolimi ketika di vonis.

Yakni :

Percayalah sebagai penutup, kalau Anda menzalimi saya, yang Anda lawan adalah Tuhan yang Maha Kuasa, Maha Esa.

Saya akan buktikan, satu persatu dipermalukan.

Terima kasih

Sumber : Status Facebook Budi Setiawan

TAG TERKAIT :
Ahok Rizieq Shihab Rizieq

Berita Lainnya