Politik

PKB Sebut Dilantik 2 Kadernya Jadi Menteri Sebagai Bukti Cinta dan Sayang Jokowi

Ya itu namanya cinta dan sayang Pak Jokowi pada PKB. Ya lumayanlah (lobi), dua mingguan lah

Aisyah Isyana - 23/12/2020 23:43

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik menteri-menteri yang diperkenalnya kemarin. Dari enam menteri, ada dua kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menjadi menteri di reshuffle kabinet Indonesia Maju. PKB menyebut hal itu sebagai bukti cinta dan sayang Jokowi ke PKB.

"Ya itu namanya cinta dan sayang Pak Jokowi pada PKB. Ya lumayanlah (lobi), dua mingguan lah," kata Ketua DPP PKB Faisol dalam acara D'Rooftalk: "Membaca Strategi Jokowi Memilih Menteri", Rabu (23/12/2020).

Baca juga :

Adapun dua kader PKB yang menjadi menteri, yakni Yaqut Cholil Quomas yang ditunjuk menjadi Menteri Agama dan Muhammad Lutfi menjadi Menteri Perdagangan. Faisol menyebut PKB telah melakukan lobi selama dua minggu terkait penunjukkan itu.

Soal Lutfi yang disebut sebagai kader PKB, Faisol menyebut pada awal pembentukan kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin, PKB sempat mengajukan Lutfi dan Agus Suparmanto menjadi Menteri Perdagangan.

"Kita sudah memberikan Pak Lutfi dan Pak Agus sebagai Menteri Perdagangan di kabinet, tetapi kemudian dipilihlah Pak Agus sebagai Menteri Perdagangan, pada reshuffle kita kembali mengajukan Pak Lutfi," jelasnya.

Faisol juga menjawab kritikan soal Menteri Agama Yaqut Cholil Quomas. Menurutnya, Yaqut merupakan kader Nahdlatul Ulama (NU) yang memiliki hati lembut serta pemaaf.

"Gus Tutut (Yaqut) walaupun keras, pernah dibawa ada kritik-kritik yang harus dibela mati-matian, tapi kan tetap NU. NU biar bagaimanapun hatinya lembut, pemaaf. Jadi saya kira ini persoalan bagaimana Gus Tutut meletakkan dirinya untuk melihat kebutuhan nasional kita, termasuk menjaga ukhuwah Islamiah," katanya.

Foisol menambahkan, Yaqut dalam pidatonya juga telah menegaskan akan lebih mengutamakan persatuan umat. Untuk itu, Faisol menilai Yaqut sebagai sosok yang paling tepat menjadi jembatan ke semua agama.

"Di pidato pertama sudah jelas beliau katakan bahwa 'Saya sejak pertama menjaga ukhuwah Islamiah', itu dasar, ingin dia letakkan bahwa ayolah kita jangan merasa bahwa perbedaan-perbedaan cara pandang itu membuat seolah-olah kita semuanya tidak ada titik temu, dan itu, menurut saya, Gus Yaqut menjadi orang yang paling pas untuk menjadi jembatan bagi semua perbedaan-perbedaan itu hari ini," tuturnya.

TAG TERKAIT :
Politik Presiden Jokowi PKB Menag Mendag Kabinet Indonesia Maju Reshuffle Menteri

Berita Lainnya