News

Pemkab Bandung Barat Naikkan Status Siaga ke Tanggap Darurat Kebencanaan

Aisyah Isyana - 25/12/2020 17:56

Beritacenter.COM - Sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) rawan bencana hidrometeorologi. Atas pertimbangan itu, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menaikkan status kebencanaan di musim hujan, yang awalnya berstatus siaga menjadi status tanggap darurat.

Sebagaimana laporan yang dihimpun, bencana terbaru di KBB yakni, longsor tebing setinggi 20 meter yang menerjang satu rumah di Kampung Lebak Cihideung, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, KBB.

"Pemkab Bandung Barat meningkatkan status siaga ke tanggap darurat. Agar mengantisipasi kejadian lainnya secara cepat," kata Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna saat meninjau lokasi longsor di Lembang, Jumat (25/12/2020).

Umbara meminta masyarakat untuk selalu waspada terkait potensi bencana. Terlebih, beberapa bulan ke depap cuaca ekstrem diprediksi masih terjadi.

"Diprediksi pada Januari itu cuacanya masih ekstrem. Ini harus diantisipasi, BPBD harus standby dan merespon laporan kebencanaan dengan cepat," katanya.

Umbara telah mengintruksikan pembuatan bronjong di tebing, guna mengantisipasi terjadinya longsor susulan di Kampung Lebak Cihideung. Pasalnya, dikhawatirkan terjadi kembali longsor susula joka bronjong ditebing tidak segera dipasang.

"Kita antisipasi pakai beronjong supaya bisa menahan longsor di atas. Gak boleh terjadi lagi," terangnya.

Sementara itu, Kepala BPBD KBB, Duddy Prabowo menyebut ada 6 rumah warga di Kampung Lebak Cihideung yang terancam terdampak longsor. Untuk itu, perlu adanya antisipasi dini agar longsor susulan tidak terjadi lagi kedepannya.

"Ada enam rumah yang terancam. Kita juga masih lakukan pencarian korban yang belum ketemu," ujarnya.

 

 

TAG TERKAIT :
Banjir Longsor Bencana Alam Cuaca buruk Cuaca Ekstrem Bandung Barat Aa Umbara

Berita Lainnya