News

Polisi Sebut Generasi Muda Teroris JI di Jateng Direkrut dari Pondok Pesantren

Baharuddin Kamal - 29/12/2020 16:40
Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Polisi mengungkapkan bahwa generasi muda yang masuk ke dalam kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI) di Jawa Tengah, direkrut dari sebuah pondok pesantren yang telah berafiliasi dengan JI.

"Ini kita dapat keterangan dari tersangka semua. Joko Priono itu sebagai penanggung jawab dan juga pelatih dalam pendidikan militer JI tersebut. Dari keterangan Joko Priono, dikatakan bahwa memang mereka merekrut dari pondok-pondok pesantren yang tentunya pondok pesantren ini berafiliasi dengan JI," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Selasa (29/12/2020).

Dalam perekrutan anggota itu, lanjut Rusdi, JI memilih 10 orang terbaik lulusan pondok pesantren yang telah berafiliasi dengan pihaknya. Para santri yang terpilih itu, kemudian loyal kepada JI hingga mempunyai fisik yang kuat.

"Mereka ambil lulusan-lulusan pondok pesantren yang terbaik 10 terbaik. Selain tentunya 10 terbaik intelektual kecerdasan bisa dijamin mereka juga menguji dengan loyalitas dan mental loyalitas terhadap JI ini pun menjadi penilaian mereka," tuturnya.

"Di samping itu yang tidak kalah penting kemampuan fisik ini menjadi pertimbangan JI merekrut pasukan JI dari kecerdasan loyalitas, mentalitas, sampai fisik menjadi pertimbangan mereka sudah cukup rapi dalam merekrut anggota-anggota yang akan dijadikan pasukan," lanjutnya.

Namun Rusdi tak menyebutkan pondok pesantren mana saja yang berafiliasi dengan JI. Saat ini tim Densus 88 Polri masih melakukan pendalaman.

"Diduga seperti itu, ada keterlibatan juga daripada tokoh-tokoh di pondok pesantren itu. Sekarang masih pendalaman Densus (Pondok Pesantren mana saja), pada saatnya nanti akan disampaikan pondok pesantren di mana saja yang direkrut berdasarkan hasil penyelidikan Densus 88," imbuhnya.

TAG TERKAIT :
Terorisme POLRI Berita Center Jawa Tengah Jamaah Islamiyah Sasana JI

Berita Lainnya