News

Soroti Angka Kematian COVID-19 DKI Menghawatirkan, PKS : Masifkan Edukasi, Perketat Prokes!

Optimalkan edukasi dan sosialisasi ke seluruh masyarakat untuk menyadarkan setiap warga masyarakat akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan untuk keselamatan kita semua, dengan menggunakan semua media yang ada

Aisyah Isyana - 05/01/2021 09:48

Beritacenter.COM - Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta ikut menyoroti soal angka kematian akibat virus Corona (COVID-19) di Jakarta yang makin menghawatirkan dalam dua minggu terakhir. PKS meminta agar Pemprov DKI dapat memperketat pengawasan protokol kesehatan.

"Ya baiknya PSBB transisi diperpanjang. Ini penting keselamatan kita semua warga masyarakat. Termasuk disini adanya pengetatan penerapan protokol kesehatan, yang dimulai dengan memassifkan edukasi ke seluruh lapisan masyarakat," kata Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Mohammad Arifin kepada wartawan, Senin (4/1/2021).

Baca juga :

Guna menyadarkan masyarakat terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan COVID-19, Arifin meminta agar sosialisasi dapat dilakukan secara massif.

"Optimalkan edukasi dan sosialisasi ke seluruh masyarakat untuk menyadarkan setiap warga masyarakat akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan untuk keselamatan kita semua, dengan menggunakan semua media yang ada," kata dia.

Selain itu, Arifin juga menyinggung soal tugas Satgas COVID-19 Provinsi, yang dinilainya wajib berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan guna melakukan pengawasan protokol kesehatan.

"Disamping itu tim Gugus Tugas dan semua pemangku kepentingan harus berkolaborasi untuk efektifkan pengawasan di masyarakat terkait penerapan prokes ini," jelas anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta tersebut.

Sekedar diketahui, Pemprov DKI Jakarta sebelumnya memperpanjang PSBB transisi hingga 17 Januari mendatang. Kadis Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, menyebut tingkat kematian akibat COVID-19 di DKI mengkhawatirkan dalam dua pekan terakhir, dimana terdapat penambahan 247 orang meninggal.

"Tingkat mortalitas akibat COVID-19 juga terbilang mengkhawatirkan karena ada penambahan signifikan terhadap angka kematian akibat COVID-19, di mana pada 20 Desember 2020 total pasien yang meninggal sebanyak 3.087 orang dan dalam kurun waktu dua pekan bertambah menjadi 3.334 orang," kata Widyastuti dalam keterangan tertulis, Minggu (3/1/2021).

TAG TERKAIT :
Pemprov DKI Jakarta DPRD DKI PKS Virus Corona Pandemi COVID-19

Berita Lainnya