News

Soroti Vaksinasi yang Dimulai Pekan Depan, PKB: Hentikan Hoax Vaksin Tak Aman!

Aisyah Isyana - 06/01/2021 08:55

Beritacenter.COM - PKB bicara soal program vaksinasi yang akan mulai dilakukan 13 Januari 2021 mendatang. Menanggapi hal itu, PKB berharap semua pihak untuk tidak lagi menyebarkan berita bohong atau hoax terkait vaksin Corona (COVID-19).

"Hentikan berita hoax bahwa vaksin tidak aman, efeknya gawat dan merusak organ dan lain-lain. Jika uji klinis dan izin edar sudah keluar dari lembaga yang berwenang berarti sudah aman," ujar Waketum PKB Jazilul Fawaid lewat pesan singkat, Selasa (5/1/2021).

Baca juga :

Saat ini, pemerintah tinggal menunggu hasil uji klinis tahap 3 vaksin Sinovac keluar. Nantinya, BPOM akan mengeluarkan izin edar dan proses vaksinasi dapat segera dilakukan setelah terbukti aman. Jazilul juga menyebut warga Indonesia harus bangga, karena nanti Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan jadi yang pertama divaksinasi.

"Kita pun patut bangga, Presiden Jokowi menjadi orang pertama yang divaksin. Kami doakan Presiden dan masyarakat Indonesia segera terbebas dari COVID-19," tutur Jazilul.

Selain itu, Jazilul juga menyoroti Kementerian Kesehatan agar dapat melakukan vaksinasi sesuai data dan tahapan. Dia juga meminta setiap kepala daerah turun tangan mengawasi proses vaksinasi yang akan dilakukan.

"Kepala daerah berkewajiban juga mengawal kebijakan vaksinasi dari pemerintah pusat, tanpa tergiur menggunakannya untuk panggung politik pencitraaan," jelasnya.

Sekedar diketahui, Menkes Budi Gunadi Sadikin (BGS) memastikan proses vaksinasi perdana virus Corona (COVID-19) akan digelar Rabu depan, 13 Januari 2021. Presiden Jokowi akan jadi orang pertama yang akan disuntik vaksin.

"Penyuntikan pertama akan dilakukan pada Rabu depan (13/1) di Jakarta oleh Bapak Presiden," ujar BGS dalam keterangan tertulis dari Puspen Kemendagri, Selasa (5/1/2021).

Sementara soal proses vaksinasi COVID-19, BGS meminta kepala daerah untuk turun dan melihat langsung segala proses dan tahapan vaksinasi yang dilakukan tenaga medis. Hal itu dilakukan guna meningkatkan kepercayaan masyarkat.

"Kemudian pada saat penyuntikan tenaga kesehatan, tolong kepala daerah, Bapak/Ibu Gubernur, turun untuk membangkitkan confidence ke masyarakat," ujar BGS.

TAG TERKAIT :
PKB Virus Corona Vaksin Virus Corona Vaksin Covid-19 Vaksinasi Hoax Vaksin Corona

Berita Lainnya