Peristiwa

Erupsi Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar 19 Kali, Terjauh 800 Meter ke Kali Krasak

Aisyah Isyana - 08/01/2021 09:05

Beritacenter.COM - Gunung Merapi terpantau masih memuntahkan awan panas guguran dan puluhan kali lava pijar. Hal itu berdasarkan data yang dirilis Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pada periode 7-8 Januar 2021.

Dikatakan Kepala BPPTKG Hanik Humaida, guguran awan panas terpantau terjadi sebanyak 4 kali. Adapun awan panas guguran yang terjadi tercatat dalam seismik dengan amplitudo 10-28 milimeter dan durasi 93-155 detik.

Baca juga :

"Periode kemarin (7/1) teramati 4 kali awan panas guguran dengan jarak luncur 300-400 meter mengarah ke barat daya," kata Hanik kepada wartawan, Jumat (8/1/2021).

Selain itu, terpantau pula guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 800 meter. "Guguran lava pijar teramati 19 kali dengan jarak luncur maksimum 800 meter arah kali Krasak," jelasnya.

Data BPPTKG mencatat kegempaan guguran Gunung Merapi pada periode 7 Januari sebanyak 117 kali, hembusan 99 kali, gempa fase banyak 251 kali, vulkanik dangkal sebanyak 45 kali dan tektonik jauh sebanyak 3 kali. Sementara guguran lava pijar pada periode 8 Januari 2021, pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, terpantau masuk ke aliran Kali Krasak.

"Guguran lava pijar pada periode 8 Januari pukul 00.00 hingga 06.00 WIB sebanyak 4 kali dengan jarak luncur maksimum 800 meter ke Kali Krasak. Suara guguran 2 kali dengan intensitas sedang," paparnya.

Pada periode tengah malam hingga pagi, terjadi pula gempa guguran sebanyak 29 kali dengan amplitudo 3 hingga 24 milimeter durasi 21,2-113 detik. "Gempa guguran sebanyak 29 kali, sementara hembusan 11 kali, fase banyak 49 kali, vulkanik dangkal 14 kali, dan tektonik jauh 1 kali," jelasnya.

Meski banyak terjadi fenomena awan panas dan guguran lava pijar, tak lantas membuat BPPTKG menaikkan status merapi. Sejauh ini, status gunung Merapi masih berada di Siaga (level III).

"Untuk masyarakat kewaspadaan ditingkatkan, sampai saat ini potensi bahaya belum sampai lebih dari 5 Kilometer," pungkasnya.

TAG TERKAIT :
Bencana Alam Gunung Berapi Gunung Merapi Erupsi Gunung Merapi BPPTKG

Berita Lainnya