News

Begini Detail Aturan Pembatasan Baru di Klaten Mulai 11 Januari

Baharuddin Kamal - 08/01/2021 17:30
Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Pemerintah Kabupaten Klaten akan mulai memberlakukan pembatasan kegiatan sesuai dengan instruksi yang telah dikeluarkan oleh Mendagri Tito Karnavian terkait kegiatan masyarakat mulai pekan depan.

Tim ahli Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Klaten dokter Roni Reokmito mengatakan, pembatasan tersebut tertuang dalam dalam surat edaran bupati.

"Sebagai tindak lanjut diterbitkannya Instruksi Mendagri 1/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan, akan diterbitkan Surat Edaran Bupati Klaten. Pembatasan mulai 11 Januari sampai 25 Januari," ungkapnya di Pemkab Klaten, Jumat (8/1/2021).

Dia menjelaskan, PPKM merupakan instruksi yang bersifat nasional sehingga dia menghimbau kepada masyarakat memiliki kesadaran untuk mematuhinya. Apalagi Klaten sudah beberapa pekan ini menjadi zona merah virus Corona.

Manurutnya, dalam surat edaran itu tertera jam buka tempat usaha toko, mal, kuliner dibatasi sampai jam 19.00 WIB. Selain itu kapasitas pengunjung dine in di tempat kuliner dibatasi 25 persen.

"Tempat kuliner dibatasi dan tempat ibadah dibatasi 50 persen kapasitasnya, sedangkan semua jenis tempat wisata ditutup," lanjut Roni.

Untuk acara hajatan, kata Roni, undangan dibatasi dan pelaksanaannya atas seizin satgas desa, kecamatan maupun kabupaten. Sanksi akan diberlakukan bagi yang tidak menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dan melanggar ketentuan jam operasional.

"Sanksinya bagi pelanggar protokol kesehatan bisa diperingatkan. Kalau nekat bisa dihentikan kegiatannya," tegas Roni.

Sedangkan untuk sanksi untuk warga yang tidak pakai masker, kata Roni, berupa penyitaan KTP selama satu bulan. Selanjutnya, kegiatan belajar tetap dilaksanakan secara daring.

"KBM tetap belajar daring dulu. Protokol kesehatan diberlakukan secara ketat di pasar, tim penegak aturan dibentuk di setiap tingkatan satgas dan bagi ASN ataupun pegawai swasta/perusahaan aturan work from home (WfH) 75 persen dan work from offiice (WFO) 25 persen," pungkas Roni.

TAG TERKAIT :
Berita Center Pemkab Klaten Virus Corona PPKM Istilah PPKM

Berita Lainnya