Opini

Risma 11 - 12 dengan Jokowi

Indah Pratiwi - 13/01/2021 13:09
Oleh : Agung Wibawanto

Kita patut merasa kasihan dengan mereka yang curiga Risma bikin pencitraan untuk maju Cagub DKI. Bagaimana tidak? Mereka sudah sibuk mencari penangkalnya bahkan sampai bikin opini ngalor-ngidul, tapi apa faktanya?

Risma hanya berhenti sejenak menemui tunawisma saat pagi jam 6 an dari rumahnya ke kantor (Kemensos). Ia memang terbiasa begitu, datang lebih awal dan pulang di akhir. Jadi itu bukan dan belum jam kerja.

Sebelum masuk jam kerja itu, ada banyak hal yang bisa ia lakukan, salah satunya ya memantau kondisi daerah yang dilaluinya. Ada sesuatu yang dianggapnya masalah, maka ia akan berhenti dan jika mungkin menyelesaikannya (tidak menunda masalah apalagi sekadar 'nyawang').

Orang sudah kadung menduga-duga hal yang negatif. Mulai dari ngajari cara kerja menteri (padahal sudah disebut itu bukan saat jam kerja, dan saat itu lebih ke pribadinya sebagai manusia). Mengatakan drama, skenario dan pencitraan hingga nafsu ingin menjadi Gubernur.

Emangnya mang Anies yang dipecat Menteri trus turun jadi Gubernur? Klo Risma, yang ada nih, dari menteri ya naik jadi presiden dong, mosok cuma ngurusin DKI Jakarta, ya gak level (Mensos itu ngurusin Indonesia, selanjutnya ya presiden).

Pastilah dan harusnyalah mereka malu, sudah menuduh yang tidak-tidak dan sudah nyiapin amunisi untuk nyerang Risma, eh malah Bu Rismanya lagi sibuk kerja dengan mengunjungi daerah bencana longsor di Sumedang, Jabar.

Malam-malam, hujan dan hanya menumpang motor karena medannya yang becek berlumpur dan macet. Bu Risma sama sekali tidak terlihat potongan seorang Mensos karena hanya memakai jaket dan jas hujan.

Si ibu salah seorang keluarga korban sampai mengucapkan maaf kepada Bu Risma, "Maaf ya Bu, jadi merepotkan ibu datang jauh-jauh dari Jakarta," ujar si Ibu sambil langsung menangis. "Nggak Bu, gak apa-apa. Ibu gak merepotkan saya," jawab Bu Risma menghibur.

Ia pun langsung mengambil langkah-langkah yang diperlukan, terutama berkoordinasi dengan basarda dan pemda setempat untuk mengupayakan evakuasi dan atau relokasi korban longsor.

Perlu diketahui, sesiangan sebelumnya, Bu Risma sudah disibukkan dengan keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dan memastikan keluarga korban dapat pelayanan menginap yang nyaman di sekitar RS Polri.

Ya memang begitu seharusnya kerja Mensos, dan begitu pula cara kerja Risma. Kaget ya? Sampai mengira mau ambisi gantiin mang Anies? Kesiaaaan deh. Kalau mikir buruknya begitu, betapa banyak gubernur yang harus waspada kursinya bakal direbut Risma?

Ayo, Kang Emil ikutan su'udzon gak nih? Hati-hati posisinya direbut Bu Risma lho... Ah, ada-ada aja orang-orang picik idiot itu... "Kalian mau bilang apa, aku tetap bekerja seperti ini," jawab Risma yang menurut saya sangat cool. (Awib)

Sumber : Status Facebook Agung Wibawanto

TAG TERKAIT :
Jokowi Presiden Jokowi Jokowi Orang Baik Jokowi Orang Hebat

Berita Lainnya