News

Politikus PDIP soal HRS Tutupi Hasil Positif COVID-19 : Itu Bukan Aib, Bahayakan Umat!

Dan kepada siapa saja yang dinyatakan positif namun menutupi, akan sangat berbahaya buat orang di sekelilingnya. Orang yang pernah kontak erat dan macam ini adalah tidak membantu pemerintah dalam pengendalian COVID-19, namun justru berbahaya buat umat sekitar maupun keluarganya

Aisyah Isyana - 15/01/2021 19:51

Beritacenter.COM - Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDIP Rahmad Handoyo menyayangkan tindakan Habib Rizieq Shihab yang tidak mengungkap hasil tes swab positif Corona. Rahmad menilai, tindakan menutupi hasil swab dapat membahayakan umat.'

"Untuk itu, dalam kesempatan ini, saya mengimbau kepada siapa pun, yang telah dinyatakan positif bukanlah aib. Toh, justru harus berterus terang diberikan informasi kepada para pihak yang kontak erat untuk lebih hati-hati dan tracing, dalam rangka pengendalian penyebaran COVID," kata Handoyo kepada wartawan, Jumat (15/1/2021).

Baca juga : Polisi : HRS Sempat Positif COVID-19, Tapi Ngomongnya Tak Ada Masalah, Sehat Walafiat!

Dia berharap, siapa pun yang dinyatakan positif COVID-19 berpotensi membahayakan orang disekitarnya. Menurutnya, sikap Habib Rizieq yang seperti menutupi hasil swab, bertentangan dengan upaya pemerintah dalam menangani COVID-19.

"Dan kepada siapa saja yang dinyatakan positif namun menutupi, akan sangat berbahaya buat orang di sekelilingnya. Orang yang pernah kontak erat dan macam ini adalah tidak membantu pemerintah dalam pengendalian COVID-19, namun justru berbahaya buat umat sekitar maupun keluarganya." ujarnya.

Lebih lanjut, dia meminta masyarkat agar dapat saling bekerja sama dalam melakukan penanganan COVID-19. Menurutnya, jika ada pihak yang tak berterus terang mengenai hasil positif Corona, maka hal itu dapat membahayakan orang-orang terdekat.

"Butuh kerja sama dengan lingkungan sehingga tidak menyebarkan, serta lingkungan sekitar membantu untuk keperluan dasar lainnya ketika menjalani isolasi mandiri," ucapnya.

"Kalau tidak berterus terang, sesungguhnya telah membahayakan keluarganya, lingkungan sekitar, dan membahayakan orang yang pernah kontak erat, dan menjadi klaster baru penyebaran COVID-19," tambah Handoyo.

TAG TERKAIT :
DPR PDIP Habib Rizieq Habib Rizieq Shihab Virus Corona Pandemi COVID-19 VIRUS COVID-19 Komisi IX

Berita Lainnya