News

Ini Kata Gus Miftah soal Sosok Komjen Listyo Sigit yang Jadi Calon Kapolri

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya banyak mendapat pertanyaan 'Apa pendapat Gus Miftah terhadap pengangkatan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri, kan dia orang non Islam?'. Hei bro, ingat ya, Polri itu lembaga negara yang ngurus kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat-red), bukan lembaga dakwah

Aisyah Isyana - 18/01/2021 23:28

Beritacenter.COM - Pendakwah Gus Miftah angkat bicara soal penunjukan calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo. Gus Miftah mengungkapkan pandangannya terkait banyaknya pertanyaan soal sosok Komjen Listyo Sigit yang merupakan seorang Nasrani.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya banyak mendapat pertanyaan 'Apa pendapat Gus Miftah terhadap pengangkatan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri, kan dia orang non Islam?'. Hei bro, ingat ya, Polri itu lembaga negara yang ngurus kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat-red), bukan lembaga dakwah," kata Gus Miftah dalam posting-annya di akun Instagram pribadi gusmiftah, seperti diihat detikcom, Senin (18/1/2021).

Baca juga : 

Menurutnya, setiap orang tak peduli suku maupun agama manapun dapat menjadi anggota Polri. Menurutnya, Listyo Sigit maupun siapa pun itu, selama dia memenuhi kriteria profesional, memiliki kapasitas dan kapabel, maka dia layak untuk dipilih jadi Kapolri.

"Di Polri semua agama ada, itu artinya apa? Kapolri tidak harus seorang Muslim. Siapa pun dia, profesional, punya kapasitas, punya kapabilitas, layak untuk menjadi Kapolri dan Komjen Sigit memenuhi syarat ini," ujar Gus Miftah.

Untuk itu, Gus Miftah mengimbau agar masyarkat objektif menilai Listyo Sigit yang dipilih jadi calon Kapolri. Gus Miftah juga menyoriti prestasi Komjen Listyo Sigit selama menjabat Kabreskrim Polri.

"Dan kita lihat pengalamannya, beliau pernah menjabat sebagai Kadiv Propam, menegakkan profesionalisme kepolisian. Beliau menjabat sebagai kabareskrim dan sudah sangat banyak prestasinya," ujar Gus Miftah.

"Dan yang paling saya suka dari beliau, beliau adalah tipe polisi pendiam. Karena beliau sadar, diam itu adalah emas. Makanya istrinya Gus Miftah kalo minta emas, saya perintahkan untuk diam," sambung Gus Miftah berkelakar.

Dia pun memaparkan sederet prestasi Komjen Listyo Sigit, mulai dari kasus yang diungkap Bareskrim, maupun saat menjadi Kapolda Banten.

"Coba kita lihat, diam-diam Djoko Tjandra dipulangkan, diam-diam penyerang Novel Baswedan ditangkap, diam-diam tersangka kasus Bank BNI Kebayoran L/C fiktif ditangkap. Diam-diam anggota kepolisian yang membackup Djoko Tjandra dihajar. Dan komunikasinya dengan umat Islam luar biasa. Ketika beliau menjabat Kapolda Banten, beliau silaturahmi kepada pesantren dan kiai dengan sangat harmonis," ungkap Gus Miftah.

"Itu artinya apa? Komjen Sigit layak menjadi seorang Kapolri. Maka bagi kamu yang suka ngomong yang nggak-nngak, please deh dipikir dulu. Malu dengan pantat. Pantat saja kalau mau kentut mikir dulu, ada yang mendengarkan apa nggak. Masa mulut ngomong nggak pernah difikir, dasar tuman!," tandas Gus Miftah.

TAG TERKAIT :
POLRI Kapolri Kabareskrim Calon Kapolri Gus Miftah Listyo Sigit Prabowo

Berita Lainnya