News

Hujan Deras Berimbas Banjir di Manado, BNPB : 3 Orang Meninggal, 1 Orang Hilang

Aisyah Isyana - 23/01/2021 02:43

Beritacenter.COM - Hujan deras yang terus terjadi belakangan ini, membuat banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Manado, Sulawesi Utara. Banjir yang terjadi mengakibatkan tiga orang meninggal dan satu orang lainnya hilang.

"Banjir mengakibatkan tiga warga meninggal dunia dan satu lainnya hilang," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangan tertulis, Jumat (22/1/2021).

Baca juga :

Saat ini, korban meninggal telah dievakuasi petugas. Proses identifikasi juga tengah dilakukan petugas terhadap para korban. "BPBD masih mengidentifikasi korban yang telah dievakuasi," kata Raditya.

Sejauh ini, listrik juga masih pada di sejumlah wilayah di Kota Manado. Pihak BPBD juga disebut masih terus melakukan pemantauan terhadap rumah warga yang terendam, guna mengatahui kerugian materian yang diakibatkan oleh banjir yang terjadi.

"Kondisi saat ini, listrik di Sebagian besar wilayah masih padam dan jaringan telepon selular tidak stabil untuk operator tertentu," kata Raditya.

"Sedangkan kerugian material, BPBD memantau rumah warga terendam dan beberapa titik longsor. Tinggi genangan banjir sekitar 50 hingga 400 cm. BPBD masih melakukan kaji cepat di lapangan," sambungnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado mencatat hujan dengan intensitas tinggi memicu debit air di aliran sungai (DAS) Sawangan dan Tondano meluap. Sebanyak delapan kecamatan di Kota Manado terdampak banjir, sebagaimana data BPBD hingga pukul 21.00 WIB.

Adapun ke-depalan kecamatan yang terdampak banjir, yakni Kecamatan Malalayang, Wanea, Sario, Paal Dua, Pikkala, Wenang, Tuminting dan Singkil.

Lebih lanjut, Raditya menyebut evakuasi dan pendataan telah dilakukannya terhadap warga yang terdampak. Hanya saja, evakuasi yang dilakukan petugas terkendala dengan banyaknya genangan air diruas jalan tersebut.

"Merespon bencana ini, BPBD Kota Manado bersama unsur terkait lain, seperti TNI, Polri, Basarnas, sukarelawan melakukan evakuasi warga dan pendataan. Saat melakukan evakuasi di lapangan, petugas membutuhkan perahu karet dan alat transportasi untuk mengevakuasi warga. Tim evakuasi banyak yang terjebak macet akibat genangan air di banyak ruas jalan," pungkasnya.

TAG TERKAIT :
Bencana Alam Manado BNPB Banjir Bandang Banjir Manado

Berita Lainnya