Kriminal

Tega! Cemburu Buta Buat Pemuda di Banywangi Hajar Tunangan Hingga Babak Belur

Aisyah Isyana - 24/01/2021 19:40

Beritacenter.COM - Pemuda di Bayuwangi, Jawa Timur, tega menganiaya tunangannya sendiri, hanya karena dibutakan api cemburu. Adalah Dicky Aditya Pratama (21), warga Kecamatan Gambiran, yang tega menghajar tunangannya, IM (20), hingga babak belur diluar terbuka hijau (RTH) Maron, Genteng, Banyuwangi.

Saat ini, Dicky telah diamankan polisi dan mendekam di dalam sel tahanan Mapolsek Genteng. Dicky ditangkap setelah polisi mendapat kaporan dari tunangannya, IM, yang mengaku dianiaya dan mengalami sejumlah luka di pipi kanan dan kiri serta lebam dibagian wajah dan bibir bagian bawahnya berdarah.

Baca juga :

"Penganiayaan terjadi pada 17 Januari lalu di RTH Maron Genteng. Seorang wanita melaporkan dianiaya oleh tunangannya. Pelaku langsung kita tangkap," ujar Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin kepada wartawan, Minggu (24/1/2021).

Kejadian nahas yang menimpa korban bermula saat dirinya mendapat tugas dari toko tempatnya bekerja untuk berjualan di salah satu stan di RTH Maron Genteng. Tak beberapa lama, Dicky datang tiba-tiba dan meminta korban menyerahkan handphone, ATM dan cincin tunangan.

"Di sini pelaku meminta memutuskan tunangan karena dia mengaku cemburu atas ulah korban selama ini. Namun saat itu korban meminta agar menunggu sampai ibunya pulang kerja di Kecamatan Srono," tambahnya.

Korban yang tak ingin ada keributan, lantas mengajak Dicky untuk berpindah tempat ke daerah yang sepi untuk bicara. Namun, pelaku tetap ngotot agar korban segera menyerahkan sejumlah barangnya, dan korban pun akhirnya menyerahkan cincin dan ATM ke pelaku.

"Tapi pelaku malah emosi dan memukul korban di bagian pipi kanan dan kirinya. Lalu dia mendorong kening korban yang dilanjutkan dengan memukul keras di bagian wajah hingga mengenai bibir bagian bawah dan mengeluarkan darah sampai menetes di bajunya," tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Genteng AKP Sudarmaji menyebut korban melaporkan penganiayan yang menimpanya ke orangtuanya. Selanjutnya, korban didampingi kedua orangtuanya langsung melaporkan aksi kejahatan pelaku ke polisi.

"Selanjutnya korban pergi untuk melapor ke orang tuanya hingga berlanjut dilaporkan ke pihak kepolisian," tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi, pelaku ternyata menggertak korban memutuskan pertungannya hanya karena cemburu. Hanya saja, pelaku naik pitam saat korban menurut dan meneryahkan semua barang yang diminta. Alhasil, aksi penganiayaan pun terjadi.

"Tapi ternyata korban malah benar-benar memberikan barang yang diminta oleh pelaku hingga dia semakin emosi dan melakukan pemukulan," kata Sudarmaji.

Tak hanya menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa kartu ATM, Cincin tunangan, dan baju penuh darah. "Pelaku sudah kami tetapkan tersangka. Kita jerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan," pungkasnya.

TAG TERKAIT :
Penganiayaan Berita Kriminal Indonesia Babak Belur Pria Aniaya Tunangan Pemuda Hajar Pacar

Berita Lainnya