News

Menlu Retno soal Vaksin : Pembicaraan dengan Pfizer dan Moderna Masih Terus Terjalin

Mengenai vaksin melalui track bilateral sejauh ini kita telah mengamankan komitmen dan pasokan dari Sinovac, AstraZeneca dan Novavax. Pembicaraan dengan Pfizer dan Moderna terus dijalin sampai saat ini

Aisyah Isyana - 26/01/2021 13:22

Beritacenter.COM - Komisi I DPR RI menggelar rapat bersama Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, di ruang rapat Komisi I DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (26/1/2021). Dalam rapat yang digelar sekira pukul 10.00 WIB itu, Menlu Retno menyampaikan jika Indonesia masih terus menjalin komunikasi dengan Pfizer dan Moderna terkait vaksin COVID-19.

Rapat yang digelar juga turut dihadiri Wamenlu Mahendra Siregar, beserta jajaran pejabat di Kementerian Luar Negeri. Pada kesempatan itu, Retno juga menyebut Indonesia telah menjalin komitmen dan pasokan dari Sinovac, AstraZeneca, dan Novavax.

Baca juga :

"Mengenai vaksin melalui track bilateral sejauh ini kita telah mengamankan komitmen dan pasokan dari Sinovac, AstraZeneca dan Novavax. Pembicaraan dengan Pfizer dan Moderna terus dijalin sampai saat ini," kata Retno di lokasi.

Selain itu, Retno juga memastikan pihaknya akan terus menjalin kerja sama dengan Covax Facility, CEPI, dan GAVI. Retno menyebut komunikasi dengan ketiga organisasi itu telah sejak lama dilakukan pihaknya.

"Sementara itu, Indonesia juga terus menjalin kerja sama dari track multilateral yaitu melalui Covax Facility yang dikelola oleh WHO, GAVI, dan CEPI. Indonesia terus menjalin kontak sejak lama dengan 3 organisasi tersebut," ucapnya.

Atas pertimbangan kebutuhan pengadaan vaksin yang masih sangat tinggi, Retno berharap berbagai kerja sama ini dapat membuat Indonesia memiliki ketersediaan vaksin yang cukup.

"Kondisi di lapangan terkait pengadaan vaksin masih sangat tinggi. Kami akan terus memantau semua dinamika yang terjadi di lapangan. Untuk kepentingan domestik, kebutuhan masyarakat kita di dalam negeri, jika upaya mengamankan pasokan vaksin, baik melalui jalur bilateral maupun multilateral berjalan lancar, insyaallah jumlah yang diperoleh akan mencukupi kebutuhan rakyat Indonesia," ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menyebut telah memesan 426 juta dosis vaksin dari 4 perusahaan tersebut. Adapun salah satu vaksin Corona yang telah sampai di tanah air, yakni vaksin Sinovac yang berasal dari China.

Sementara itu, vaksin Pfizer dinilai sebagai salah satu vaksin yang memiliki nilai kemanjuran yang mencapai hampir 95%. Vaksin ini juga sudah mengantongi izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) untuk Otorisasi Penggunaan Darurat (EUA). Saat ini, pemerintah Indonesia tengah melakukan finalisasi kontrak dengan Pfizer untuk melengkapi kontrak menjadi 329 juta dosis vaksin.

TAG TERKAIT :
Retno Marsudi Kemlu Covid-19 Vaksin Corona Vaksin Covid-19 Sinovac Pfizer Moderna

Berita Lainnya