Kriminal

Takut Diceraikan, Istri Nekat Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja di Bukittinggi Sumbar

Aisyah Isyana - 26/01/2021 14:55

Beritacenter.COM - Pasangan suami-istri berinisial AF (30) dan YN (40) di Bukittinggi Sumatera BBarat, harus berurusan dengan polisi terkait dugaan kasus pemerkosaan. Sang istri YN disebut membantu sang suami AF memperkosa wanita berinsial S (26), karena takut diceraikan.

"Lalu kan ditanya apa motif istri mau turut serta, ternyata istrinya diancam oleh suaminya, bila tidak menuruti keinginannya, akan diceraikan. Akhirnya menuruti kemauan suaminya," kata Kasat Reskrim Polres Bukittingi AKP Chairul Amri Nasution saat dihubungi, Selasa (26/1/2021).

Baca juga :

Penangkapan terhadap AF dan YN dilakukan polisi pada Sabtu (23/1). Saat ini, keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerkosaan. "Pasal yang kita terapkan iu (terhadap dua tersangka), 285 ce 289, untuk 285 KUHP itu dia 12 tahun untuk 289 KUHP itu 9 tahun," ujarnya.

Chairul menjelaskan, tersangka laki-laki dan korban merupakan rekan kerja di toko yang sama. Korban sempat mengalami pelecehan seksual dari tersangka, sebelum akhirnya diperkosa. Tak hanya itu, korban juga mendapat ancaman dari tersangka.

"Di 2020, terjadi perkosaan dua kali, yang pertama, korban, tersangka sendiri yang membawa ke rumah. Yang kedua kalinya terakhir itu tanggal 11 Desember 2020," kata AKP Chairul.

Kejadian bermula saat istri pelaku menjemput korban untuk ikut ke rumahnya. Bahkan, YN juga mengancam dan memaksa korban. Istri pelaku juga turut membantu jalannya pemerkosaan terhadap korban, dengan membuka baju korban dan membeli kondom untuk suaminya.

"Istri membuka seluruh baju korban, istri tersangka ini mengatakan, 'Kau puaskan suami saya'. Sebelum melakukan itu, istri ciuman dulu dengan suaminya. Dan yang membantu beli kondom juga istrinya," ujarnya.

Pengungkapan kasus pemerkosaan yang dilakukan pasutri ini terjadi setelah korban melapor ke polisi pada 19 Januar 2021. Korban baru melapor ke polisi sebulan setelah kejadian pemerkosaan, karena mengalami trauma.

"Pada awal laporan tanggal 19 Januari kemarin memang lagi shock dan trauma berat, tidak bercerita, setelah pemeriksaan lanjutan tanggal 21 (Januari) sebelum penangkapan baru terbuka dan cerita semua," ujarnya.

S yang khawatir dengan kasusnya, kemudian mencari pengacara untuk mendampinginya melapor. "Didampingi kuasa hukumnya, karena dia takut merasa khawatir ini akan menjadi terus-menerus, dia cari penasihat hukum dan cerita kepada penasihat hukum dan mendampingi melapor," ujarnya.

TAG TERKAIT :
Pemerkosaan Berita Kriminal Indonesia Polres Bukittinggi Suami Bantu Istri Perkosa Wanita

Berita Lainnya