News

Polisi Gagalkan Peredaran 6 Kg Sabu di Samarinda, 7 Tersangka Ditangkap

Baharuddin Kamal - 26/01/2021 23:30
Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengagalkan penyelundupan narkoba di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Dari pengungkapan itu, polisi mengamankan 7 orang tersangka dengan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 6 kilogram.

"Tangkapan ini merupakan hasil operasi pemberantasan yang dilakukan pada tanggal 15, 21, dan 22 Januari, dengan mengamankan tujuh tersangka dan 6 kilogram sabu-sabu," jelas Wakapolda Kaltim Brigjen Hariyanto saat mengelar rilis pada Selasa (26/1/2021).

Dia menyebutkan, pengungkapan kasus ini berkat kerjasama antara Polda Kaltim dan Polresta Samarinda. Hariyanto menyebut banyak sekali jalur masuk narkoba di wilayah hukum Polda Kaltim, khususnya lewat sungai.

"Memang di Kota Samarinda ini perlintasannya, karena terlalu banyak sekali jalurnya melalui sungai itu, Kota Samarinda masih menjadi sasaran yang empuk bagi perlintasan narkotika jenis sabu ini," ungkapnya.

Hariyanto menjelaskan awalnya Polda Kaltim dan Polres Samarinda membentuk tiga tim untuk memburu para tersangka. Ketiga tim disebar di Samarinda dan Balikpapan.

"Tiga tim itu kami bergerak bersama-sama ditambah informasi dari masyarakat bahwa di tiga daerah, dua di Samarinda dan satu di Balikpapan. Kemudian kami melakukan pengintaian selama dua hari di tempat itu para tersangka bisa dimonitor oleh tim penyidik Ditresnarkoba Polda Kaltim dan Polresta Samarinda. Akhirnya kita bisa menangkap para tersangka ini dengan barang bukti yang ada padanya masing-masing," urainya.

Lebih lanjut Hariyanto menjelaskan penangkapan salah satu tersangka di Kota Balikpapan dilakukan di sebuah lobi hotel ketika tersangka sedang melakukan transaksi.

"Di Balikpapan totalnya 1 kilogram sabu, di Balikpapan kami tangkap di lobi hotel karena kami dapat informasi ada transaksi narkoba di hotel," terangnya.

Dia mengatakan, modus yang dipakai para tersangka masih sama dengan peredaran narkoba yang sebelumnya yakni dengan menggunakan kemasan teh hijau yang berasal dari Malaysia.

"Ya ini memang modusnya mereka menggunakan dus teh hijau, namun kita juga sudah mengantisipasi itu semua makanya koordinasinya dengan Polda Kaltara," ujarnya.

"Pengungkapan ini membuat 32 ribu orang di Kaltim yang terselamatkan," tambahnya.

TAG TERKAIT :
Kasus Narkoba Sabu Berita Kriminal Indonesia Berita Center Kaltim

Berita Lainnya