News

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di RS DKI Jakarta Bertambah Jadi 36 Persen

Baharuddin Kamal - 28/01/2021 01:00
Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa ketersediaan tempat tidur rumah sakit di DKI Jakarta telah bertambah, dari yang awalnya hanya tersisa 17 persen kini telah menjadi 36 persen. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kemenkes, Abdul Kadir.

"Di DKI sendiri di rumah sakit vertikal di bawah Kementerian Kesehatan terjadi peningkatan tempat tidur sebanyak hampir 2.000 tempat tidur, atau yang dulunya 17 persen sekarang meningkat jadi 36 persen di semua tempat tidur yang ada di rumah sakit," kata Abdul Kadir di acara FMB9, Rabu (27/1/2021).

Dia tak menjelaskan secara rinci terkait penambahan tempat tidur tersebut. Namun, dia hanya mengatakan bahwa penambahan juga terjadi terhadap tempat tidur pasien COVID-19.

Yang pasti menurutnya, sesuai dengan surat edaran Menteri Kesehatan, seluruh rumah sakit diminta untuk menambah atau mengonversi 40 persen kapasitas tempat tidur pasien menjadi pelayanan rawat inap untuk pasien COVID-19.

Selain itu, dia juga meminta agar rumah sakit khususnya yang berada di wilayah zona merah Covid-19 agar mengonversi 25 persen ruang ICU untuk perawatan pasien COVID-19.

Tapi, penambahan kapasitas RS itu tetap disesuaikan dengan kemampuan masing-masing dengan mempertimbangkan kondisi finansial dan juga infrastruktur rumah sakit itu sendiri.

"Kalau memang memungkinkan untuk RS yang ada di daerah zona merah untuk mengonversi 40 persen kapasitasnya untuk pasien COVID-19 dapat dilaksanakan sebagai bukti kita semua ikut bertanggung jawab penanggulangan COVID-19," kata Kadir.

Hingga saat ini, Kementerian Kesehatan mencatat ada 1.600 rumah sakit di seluruh Indonesia yang memberikan pelayanan untuk pasien COVID-19.

TAG TERKAIT :
Berita Center DKI Jakarta Corona Virus Pandemi COVID-19 Kementerian Kesehatan Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Berita Lainnya